Senin, 13 Juli 2020

Pasien Positif 02 Sembuh, Kerinci Nol Positif Covid-19


Minggu, 24 Mei 2020 | 08:56:21 WIB


Bupati Kerinci Adirozal bersama Forkopimda saat meninjau Posko Covid-19 di Letter W
Bupati Kerinci Adirozal bersama Forkopimda saat meninjau Posko Covid-19 di Letter W / metrojambi.com

 KERINCI - Kabupaten Kerinci menempati peringkat 124 kabupaten/kota se-Indonesia dan peringkat pertama se-Provinsi Jambi dalam pencegahan dan penanganan Covid-19, walau Kabupaten Kerinci berbatasan langsung dengan daerah zona merah.

Minggu (24/05/2020) malam, diiringi dengan suara takbir yang berkumandang di masjid-masjid, Bupati Kerinci Adirozal tetap melakukan pemantauan ke posko pencegahan Covid-19 di Letter W, perbatasan Kerinci dengan Sumbar.

Pemantauan ini dilakukan didampingi oleh Kajari, Dandim, Ketua DPRD, Waka Polres, Sekda dan Kepala SKPD Lingkup Kabupaten Kerinci.

Bupati Kerinci Adirozal menyampaikan terima kasih kepada petugas garda tedepan yang rela, tulus, dan ikhlas meninggalkan istri dan buah hatinya di rumah saat semua orang berkumpul dengan keluarga menyambut Idul Fitri, semua dilakukan demi menjaga Kerinci terhindar dan terbebas dari covid-19.

"Dengan adanya kerja keras tersebut telah menempatkan Kabupaten Kerinci sebagai Daerah dengan peringkat 124 kabupaten/kota se-Indonesia dan peringkat pertama di Provinsi Jambi sebagai Kabupaten Kota terbaik dalam penanganan dan pencegahan Covid-19," ujarnya.

Bupati Kerinci dua Periode ini juga mengatakan bahwa sampai dengan Minggu (24/05/2020) kemarin, Kerinci tidak ada kasus positif Covid-19. Ini setelah pasien 02 positif Covid-19 Provinsi Jambi asal Kerinci dinyatakan sembuh.

"Untuk satu orang pasien positif dari Kayu Aro sudah sehat dan pulang ke rumah," sebutnya.

Meskipun demikian, Bupati Adirozal tetap menghimbau kepada masyarakat Kerinci untuk tetap menjalankan himbauan pemerintah dengan menggunakan masker saat berada diluar rumah, selalu hidup sehat dengan mencuci tangan saat setelah beraktivitas dan tidak berkumpul dengan jumlah banyak.

"Insya Allah jika masyarakat mematuhi protokol pemerintah, kasus Covid-19 di Kerinci tidak akan bertambah dan akan semakin berkurang," pungkasnya.

Sebelum meninggalkan posko, Bupati Kerinci, Kejari, dan lerwakilan SKPD tidak lupa memberi THR kepada petugas sebagai bentuk apresiasi kepada mereka yang telah bertugas demi Bumi Sakti Alam Kerinci.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments