Rabu, 19 Januari 2022

Ditreskrimsus Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 6,73 Miliar

Rabu, 27 Mei 2020 | 19:07:34 WIB


Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol Edi Faryadi saat memeriksa barang bukti benih lobster yang akan diselundupkan
Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol Edi Faryadi saat memeriksa barang bukti benih lobster yang akan diselundupkan / metrojambi.com

 JAMBI - Petugas kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi, Rabu (27/5/2020), menggagalkan penyelundupan bibit lobster sebanyak 44.800 ekor, dengan nilai mencapai Rp 6,73 miliar. Lima orang ikut diamankan terkait pengungkapan kasus ini.

Benih lobster tersebut dibawa menggunakan mobil pribadi dari Lampung, kemudian transit di Jambi untuk di packing ulang sebelum dikirim atau diselundupkan ke Malaysia melalui pelabuhan tikus di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Direktur Reskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Edi Faryadi mengatakan, gudang tempat transit benih lobster tersebut berada di Jalan H Saing, RT07 Desa Tangkit Baru, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

"Pelaku akan segera diproses penyidikan dan sementara tempat (gudang, red) ini digaris polisi dan siapa pun yang terlibat di dalam kasus ini akan ditindak tegas sesuai undang undang," kata Edi.

Kelima pelaku yang diamankan memiliki peran berbeda. Ada yang sebagai sopir mobil yang mengangkut dan ada yang bertugas sebagai pekerja atau mempacking kembali bibit lobster tersebut sebelum dikirim ke Malaysia dan mereka itu sudah mulai beraksi sejak enam bulan lalu.

"Hasil pemeriksaan di gudang tempat kejadian perkara ditemukan barang bukti tujuh box sterofom berisi bibit lobster yang terdiri dari jenis lobster mutiara sebanyak 239 ekor dan lobster pasir sebanyak 44.561 ekor, dengan potensi kerugian mencapai 6.731.950.000," beber Edi.

Dia menjelaskan, kronologis kejadian itu pada Rabu (27/5) sekira pukul 11.00 WIB, berdasarkan informasi masyarakat bahwa akan masuk benih lobster dari Lampung, kemudian dilakukan pengecekan kebenaran informasi tersebut anggota Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Jambi yang dipimpin Kasubdit 1 AKBP Yuyan Priatmaja dengan Kanit Subdit 1 Kompol Yudha Lesmana, membuntuti kendaraan yang dicurigai.

Kendaraan dua unit mobil minibus itu melintas di jalan lintas Jambi-Palembang Km 20 yakni mobil Daihatsu Xenia warna putih dengan nomor polisi BE 1037 TP, selanjutnya dilakukan penyetopan dan ditemukan sebanyak tujuh box sterofom berisikan benih lobster.

Selanjutnya di jalan lingkar Belakang Bandara memberhentikan lagi mobil Mitsubisi Expender warna grey dengan dua orang penumpang dan kemudian digiring ke lokasi gudang di Desa Tangkit Baru dan setelah diamankan didalam gudang ada tempat atau kolam penampungan sementara benih lobster sebelum dikirim ke Malaysia dari Tanungjabung Timur, Jambi menuju Batam dengan tujuan akhir ke Malaysia dengan tujuan atas nama berinisial JO.

Kelima pelaku yang diamankan polisi itu berinisial Kh warga Tangkit Baru Perumahan PCL 5 Blok G 30 sebagai penanggungjawab  atau kepala gudang tempat penampungan sementara benih lobster, kemudian In warga Lampung Selatan, sebagai sopir yang  mobil Xenia dengan nomor polisi BE 1037 TP warna putih yang membawa tujuh dus atau berisikan 44.800 ekor yang diperintahkan seseorang.

Kemudian pelaku Wa warga Lampung Timur dan Ra warga Tulang Bawang keduanya sebagai sopir dengan diupah membawa mobil tersebut ke Jambi dari Lampung. Kini kelima pelaku sudah diamankan ke Mapolda Jambi guna penyelidikan lebih lanjut.

"Berkas perkara akan segera dilengkap dan Polda bersama BKIPM Jambi untuk bisa dilimpahkan ke kejakasaan guna proses hukum selanjutnya," ujar Edi.


Penulis: Novri/Ikbal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments