Rabu, 12 Agustus 2020

Penjelasan Kapolres Sarolangun Terkait Penembakan Warga Karmen


Jumat, 29 Mei 2020 | 23:35:12 WIB


Warga Karmen, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun saat melakukan aksi pemblokiran jalan, yang dipicu tewasnya salah seorang warga saat dilakukan penangkapan oleh pihak kepolisian
Warga Karmen, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun saat melakukan aksi pemblokiran jalan, yang dipicu tewasnya salah seorang warga saat dilakukan penangkapan oleh pihak kepolisian / metrojambi.com

 JAMBI - Warga Karang Mendapo (Karmen), Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun malam ini, Jumat (29/5/2020), melakukan pemblokiran terhadap jalan lintas yang ada di wilayah tersebut.

Informasinya, pemblokiran jalan tersebut dipicu kejadian tewasnya salah seorang warga saat ditangkap pihak kepolisian. Akibat pemblokiran jalan tersebut, arus lalu lintas menjadi macet.

Kapolres Sarolangun AKBP Deni Heryanto saat dikofirmasi wartawan membenarkan adanya warga Karmen yang tewas saat dilakukan penangkapan. Deni menyebutkan, penangkapan dilakukan oleh anggota Polsek Pauh.

Warga yang tewas tersebut bernama Zainubi alias Nubi (37). Deni menyebutkan, penangkapan dilakukan karena yang bersangkutan diduga merupakan pelaku tindak pidana penggelapan.

"Penangkapan didasarkan atas Surat Perintah Penangkapan Nomor: SP. Kap/ 18/ V/2020/Reskrim," ujar Deni.

Deni menerangkan, awalnya, Kanit Reskrim Polsek Pauh bersama sejumlah anggota sudah berhasil mengamankan tersangka. Namun tiba-tiba orang tua tersangka keluar dari rumah dengan membawa parang dan mengejar anggota yang melakukan penangkapan.

"Tersangka juga berupaya merampas senjata laras panjang yang dibawa oleh salah seorang anggota Polsek Pauh," terang Deni.

Melihat hal tersebut, anggota Polsek Pauh lainnya lantas melepaskan tembakan peringatan agar tersangka menyerah. Karena tidak diindahkan, akhirnya anggota Polsek Pauh terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan melepaskan tembakan ke arah tersangka.

"Yang bersangkutan sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Ia meninggal dunia di rumah sakit," sebut Deni.

Terkait aksi pemblokiran jalan oleh warga, Deni mengaku juha telah mendapatkan informasi.


Penulis: Novri/Ikbal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments