Minggu, 9 Agustus 2020

Seorang Perempuan di Merangin Digerebek Warga Saat akan Berhubungan Badan dengan Dua Pria Selingkuhannya


Sabtu, 30 Mei 2020 | 00:45:24 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi /

 BANGKO - Seorang perempuan berinisial SD (48), warga Nilo Dingin, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Senin (25/5/2020) dini hari, digerebek oleh warga saat tengah bersama dua orang pria dengan inisial PN (46) dan YD (42).

Ketiganya digerebek warga saat berada si kediaman SD. Saat penggerebekan tersebut suami SD sedang tidak berada di rumah.

Informasi yang diperoleh metrojambi.com, SD berselingkuh dengan PN dan YD karena sudah tidak lagi tertarik dengan suaminya. Bahkan SD diketahui sudah sering melakukan hubungan suami istri, baik dengan PN maupun YD.

Kapolsek Lembah Masurai Iptu Sitepu melalui Kanit Reskrim Aipda Adi Arianto, mengatakan saat digerebek warga ketiganya tidak sedang melakukan hubungan badan. Namun dari hasil pemeriksaan, ketiganya mengaku memang berniat untuk berhubungan badan, namun keburu digerebek warga.

Adi menyebutkan, SD bersama dua pria selingkuhannya diamankan warga secara baik-baik. Setelah itu, warga menghubungi HM (47) yang tidak lain adalah suami SD. HM juga lah yang melaporkan kejadian ini, hingga akhirnya anggota Poksek Lembah Masurai datang untuk mengamankan ketiganya.
 
"Saat (penggerebekan, red) itu HM yang merupakan suami sah dari SD sedang tidak berada di rumah. Baru datang setelah dihubungi warga usai penggerebekan. Ia sendiri yang kemudian melaporkan ke kepolisian," ujar Adi, Jumat (29/5/2020).

Lebih lanjut Adi mengatakan, dari hasil pemeriksaan diketahui jika SD sudah menjalin hubungan dengan PN sejak 2016 lalu, dan telah 11 kali melakukan hubungan suami istri saat HM tidak berada di rumah. Mereka melakukannya di luar rumah, tepatnya di belakang dapur.

SD juga mengakui telah melakukan hubungan gelap dengan YD sejak satu bulan terakhir, dan elah melakukan hubungan suami istri sebanyak dua kali di tempat yang sama.

"Dengan kejadian tersebut, pelaku menyatakan penyesalan dan ingin bertaubat," kata Adi.

Atas kasus tersebut, ketiga pelaku bisa dikenakan pasal 284 KUHP, yang mana pelaku tindak pidana perzinahan diancam pidana kurungan penjara paling lama Sembilan bulan.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments