Selasa, 14 Juli 2020

11 Orang di Jambi Meninggal Dunia Akibat DBD


Rabu, 03 Juni 2020 | 16:28:12 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / istimewa

JAMBI - Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Provinsi Jambi sepanjang tahun 2020 ini, yakni rentang waktu Januari hingga Mei, mengalami peningkatan menjadi 1.624 kasus, dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Bahkan tercatat sudah ada 11 orang meninggal dunia akibat kasus DBD tersebut.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi Eva Susanti mengatakan, tahun 2020 ini lebih tinggi sedikit dengan total 1.624 kasus dari tahun 2019 yang hanya 1.100 kasus dengan 10 orang meninggal dunia.

"Tertinggi kasusnya masih di Kota Jambi, dan tahun ini meninggal ada 11 orang. Dimana 8 dari Kota Jambi lalu 3 nya dari Muaro Jambi," sampainya kepada Metro Jambi, Rabu (3/6/2020).

Lebih lanjut Eva menyampaikan, bahwa hampir semua kabupaten/kota terjadi peningkatan kasus selama periode Januari hingga Mei 2020. Kecuali Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Bungo, dan Merangin.

"Yang meningkat sinifikan ada di Kota Jambi, Batanghari, Muaro Jambi, Kerinci dan Sungai Penuh," paparnya.

Dari meningkatnya kasus tersebut, Eva meminta kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit DBD itu sendiri melalui upaya pencegahan, sebab menurutnya yang terpenting adalah edukasi.

"Karena memang DBD yang paling penting itu kesadaran masyarakat secara total, edukasi untuk bisa membuat masyarakat sadar agar bisa memberantas jentik nyamuk terutama di musim hujan," katanya.

Berbagai upaya juga telah dilakukan Provinsi Jambi, diantaranya mendistribusikan logistik dalam rangka penanggulangan kasus, meningkatkan pemantauan dan koordinasi dengan Dinkes kabupaten/kota sebagai respon cepat dan penanggulangan fokus.

"Kemudian mengintensifkan KIE Pencegahan DBD kepada masyarakat untuk melaksanakan Pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus, dan kampanye #Stayathome sambil pencegahan Covid dengan melakukan PSN 3M Plus di rumah masing-masing secara rutin. Stop Covid-19, Stop DBD," ujar Eva.

Diketahui, kasus DBD tahun 2020 ini untuk di Kota Jambi ada 611 kasus, Batanghari 154 kasus, Muaro Jambi 236 kasus, Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) 177 kasus, Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) 92 kasus, Bungo 87 kasus, Tebo 94 kasus, Sarolangun 40 kasus, Merangin 53 kasus, Kerinci 22 kasus, dan Sungai Penuh 58 kasus.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments