Selasa, 14 Juli 2020

Dewan Minta Pemerataan Guru


Rabu, 03 Juni 2020 | 16:30:05 WIB


/ istimewa

JAMBI- Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Jambi masih ada yang minim peminat.

Hal ini terlihat saat penerimaan peserta didik baru pada tahun lalu. Ada sekolah dikawasan seberang yang kurang dimintai.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi Jasrul mengatakan, saat ini memang tidak ada istilah sekolah pavorit, karena sudah diberlakukan sistem zonasi. Namun dengan masih minimnya peminat disejumlah SMPN di Kota Jambi, perlu ada pemerataan tenaga pendidik oleh Dinas Pendidikan Kota Jambi.

“Kita minta pada diknas untuk pemerataan tenaga pendidik, supaya sekolah di pinggiran juga berkualitas,” kata Jasrul. Lebih lanjut Jasrul menyebutkan, saat ini pihaknya melihat, guru berperestasi dan guru berkualitas belum merata di SMPN di Kota Jambi.

“Daerah seberang itu juga perlu diutamakan guru berprestasi,” imbuhnya. Sementara Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Jambi Supardi mengatakan, saat ini memang pihaknya tengah kekurangan guru. Untuk penyebaran guru sudah dilakukan sejak lama.
“Kita tidak ada istilah guru buangan. Semua guru kan sama, memang kita kekurangan,” katanya.

Untuk mengatasi kekurangan guru tersebut kata Supardi, Pemerintah Kota Jambi sudah memberdayakan guru honor. Guru honor juga sudah diperhatikan, dengan memberi honor yang layak dari APBD Kota Jambi.

“Untuk pemerataan guru, sama,” imbuhnya.

Upaya yang dilakukan pihaknya, supaya peminat sekolah dikawasan seberang Kota Jambi menjadi lebih tinggi, pemebenahan fasilitas terus dilakukan, salah satunya melakukan renovasi gedung sekolah.

“Kita sudah upayakan pembenahan sekolah khususnya di kawasan seberang Kota Jambi yang memang kurang dimintai. Ada bantuan DAK untuk SMPN 3, sudah beberapa kelas saat ini lumayan bagus,” tuturnya. “Untuk SDM, apa yang ada kita berdayakan. Karena kita tidak ada penambahan guru,” pungkasnya. 


Penulis: Amril Hidayat
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments