Rabu, 15 Juli 2020

Jembatan di Jujuhan Terendam Banjir, Akses Jalan Warga Terputus


Kamis, 19 Desember 2019 | 08:31:21 WIB


Salah satu jembatan di Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo yang terendam banjir
Salah satu jembatan di Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo yang terendam banjir / metrojambi.com

MUARABUNGO - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jujuhan dan sekitarnya, Selasa (17/12/2019), membuat dua sungai di Kabupaten Bungo meluap. Dua sungai itu berada di Kecamatan Jujuhan, yakni Batang Asam dan Batang Jujuhan.

Luapan air di dua aliran sungai ini mengancam lahan perkebunan dan pemukiman warga. Kondisi ini membuat warga sekitar was-was.

Di Sungai Batang Asam, jembatan beton sebagai akses transportasi antar kampung di Dusun Tanjung Belit ikut terendam. Kini warga tak lagi bisa melintas akibat debit air yang tinggi setelah banjir menerjang. Kondisi ini membuat akses kendaraan roda empat lumpuh total.

“Jembatan beton Tanjung Belit sudah tenggelam oleh air setinggi satu meter lebih dan kayu bertumpuk di jembatan," ujar Muhammad Dong, salah satu warga setempat.

Kondisi yang sama juga terjadi di Pulau Jelmu, debit air Sungai Jujuhan terlihat semakin tinggi. Bahkan sudah hampir masuk ke pemukiman warga.  Ini terpantau di dekat Kantor Rio Pulau Jelmu.

Meluapnya dua sungai di Jujuhan itu berimbas ke Kecamatan Jujuhan Ilir. Dusun Kuamang di Jujuhan Ilir pun tak luput dari terjangan banjir. Bukan hanya jembatan, banjir di Jujuhan Ilir menenggelamkan bangunan gedung serbaguna dan rumah warga.

Camat Jujuhan, Syafrizal mengharapkan masyarakat Jujuhan untuk selalu waspada.  “Warga kita minta tingkatkan kewaspadaan, karena curah hujan sudah mulai meningkat," ujar Syafrizal.


Penulis: Budi Prasetyo
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments