Minggu, 20 September 2020

Garap Ranperda Perlindungan Konsumen, Komisi II DPRD Provinsi Jambi Kunjungi Dinas Koperindag Batanghari


Rabu, 29 Januari 2020 | 13:50:03 WIB


Komisi II DPRD Provinsi Jambi saat mengunjungi Dinas Koperindag Kabupaten Batanghari
Komisi II DPRD Provinsi Jambi saat mengunjungi Dinas Koperindag Kabupaten Batanghari / metrojambi.com

 JAMBI - Komisi II DPRD Provinsi Jambi melakukan kunjungan kerja ke Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Koperindag) Kabupaten Batanghari.

Kunjungan ini dalam rangka mencari masukan terkait dengan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif yang sedang digarap oleh Komisi II DPRD provinsi Jambi saat ini, yaitu tentang perlindungan konsumen.

Komisi II DPRD Provinsi Jambi yang dipimpin oleh Wakil Ketua komisi II Rusli Kamal Siregar dalam kunjungannya, didampingi Sekretaris komisi H Hasani Hamid dan Anggota Zainul Arfan, Mesran, Abun Yani, Apip Firmasyah, Musharuddin, Raden Fauzi, Mohd Rendra Ramadhan Usman, Juwanda, H Abdul Hamid , Evi Suherman disambut oleh Kepala dinas Koperindag Kabupaten Batanghari Drs. Syafei. 

Wakil Ketua komisi II Rusli Kamal Siregar menyampaikan bahwa ketika berbicara tentang perlindungan konsumen, tentu cakupannya sangat luas sekali bahkan menyentuh kesemua sendi kehidupan masyarakat.

"Dan pada dasarnya kita semua ini adalah konsumen yang memakai berbagai macam produk yg ditawarkan oleh produsen,  sehingga ini menjadi penting untuk kita fikirkan bersama agar kedepan konsumen atau masyarakat kita tidak dirugikan dengan produk yg tidak sesuai dengan spesifikasi yg ditawarkan," tuturnya.

Oleh karenanya, Rusli berharap didalam penyusunan Perda ini nantinya diperlukan masukan dari berbagai pihak,  baik dari akademisi, YLKI dan bahkan pemerintah kabupaten/kota sebagai pemilik wilayah untuk dapat bersama-sama memberikan masukan demi penyempurnaan Perda Perlindungan Konsumen ini nantinya.

Pada kesempatan itu pula, sekretaris komisi II Hasani Hamid juga meminta kepada dinas Koperindag untuk terus memantau serta melakukan survei dilapangan khususnya gudang-gudang daging yang beroperasional di Batanghari.

"Seiring dengan derasnya daging beku yang masuk ke Provinsi Jambi, satu hal yang patut menjadi perhatian kita bersama apakah daging beku tersebut secara syariat sudah layak dikonsumsi oleh masyarakat ? Mengingat kita di Provinsi Jambi ini mayoritas adalah muslim. Bukan itu saja, dari kualitas serta syarat edar apakah sudah aman dikonsumsi masyarakat," terangnya.

Semua anggota Komisi II yang hadir dalam kesempatan ini juga berharap dukungan dari semua pihak agar payung hukum yang mengatur tentang perlindungan konsumen bagi masyarakat khususnya di Provinsi Jambi dapat tealisasi kedepan sehingga dengan demikian masyarakat akan lebih terjamin hak-haknya sebagai konsumen.

Sebelumnya, Kepala dinas Koperindag Batanghari Drs. Syafei menyambut baik sekali dengan adanya pemikiran para anggota komsi II DPRD Provinsi Jambi dalam upaya untuk membuat satu aturan hukum terkait dengan Perlindungan konsumen.

"Keberadaan perda ini sangat penting terutama bagi Kami yang berada dikabupaten Batanghari ini. Kami menyadari betul bahwa masih lemahnya upaya kearah tersebut,  hal ini bukanlah tidak berdasar,  karena memang kami akui bahwa didinas Koperindag sendiri masih kekurangan personil serta SDM yang mumpuni," sampainya.

Sehingga, lanjut Safei, sering mengalami kesulitan jika terjadi kasus dilapangan. "Kami didinas Koperindag saat ini hanya memiliki satu orang staf ahli serta dua orang PPNS yang itupun belum maksimal didalam menyikapi problematika yang dihadapi oleh konsumen yang ada dikabupaten Batanghari," paparnya.

Terlebih, belum lagi ditambah dengan tidak adanya YLKI di Batanghari sebagai institusi yang selama ini dikenal memiliki peran penting didalam penyelesaian ataupun perlindungan terhadap konsumen didalam pemakaian produk-produk yang beredar dipasaran. 

"Oleh karena itu kami di Batanghari sangat menyambut baik sekali dengan keberadaan Perda ini," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments