Selasa, 14 Juli 2020

Mahasiswa Unja Desak Rektor Ringankan Biaya UKT


Kamis, 04 Juni 2020 | 16:15:12 WIB


Dadan Dwi Putra, Wakil Ketua BEM Fakultas Pertanian Unja
Dadan Dwi Putra, Wakil Ketua BEM Fakultas Pertanian Unja / Nita / Metrojambi.com

JAMBI - Mahasiswa Universitas Jambi (Unja) saat ini sedang menggelar aksi lewat media sosial, mendesak Rektor agar memberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan subsidi di tengah pendemi Covid-19.

Wakil Ketua BEM Fakultas Pertanian Unja Dadan Dwi Putra mengatakan, sejak keluarnya surat Kemendikbud No. 302/E.E2/KR/2020 dan No. 331/E.E2/KM/2020 untuk memberikan subsidi kuota kepada mahasiswa, hingga saat ini para mahasiswa Unja belum mendapatkannya.

"Sejak surat itu dikeluarkan akhir Maret lalu, hingga saat ini belum ada subsidi kuota yang diberikan pihak kampus kepada mahasiswa," ujarnya, Kamis (4/6/2020).

Dikatakannya lagi, dengan tidak didapatnya fasilitas penunjang untuk melakukan kegiatan perkuliahan secara daring akibat pendemi saat ini, maka para mahasiswa berharap Rektor Unja untuk meringankan biaya UKT.

Selain itu, Dadan juga mengatakan bahwa Covid-19 terdampak kepada seluruh masyarakat.

"Pendapatan petani itu juga lagi terdampak, harga karet murah. Ditambah lagi pedagang dan petani dengan pendapatan nya menurun drastis di masa pandemi ini, seharusnya Rektor bisa melihat realita kondisi keluarga mahasiwa nya. Tidak sedikit keluarga mahasiswa untuk kehidupan sehari-hari saja masih dibantu oleh pemerintah," katanya.

"Banyak kawan-kawan lain mengeluhkan bahwa mahasiswa tidak menikmati fasilitas kampus, masa iya mau bayar UKT Full. Saat ini para mahasiswa lainnya sangat berharap, Rektor bisa mengambil kebijakan terkait keringanan pembayaran UKT," tandasnya.

Sementara itu, Kabag Humas Unja Akbar Kurnia saat dikonfirmasi terkait aksi para mahasiswa itu mengatakan pihaknya sedang membahas masalah tersebut.

"Sedang dibahas," ujarnya singkat.


Penulis: Nita Priyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments