Selasa, 26 Oktober 2021

BPJN IV Jambi akan Beli Karet Petani untuk Bahan Aspal

Senin, 08 Juni 2020 | 10:46:59 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IV Jambi berencana akan membeli karet petani di Provinsi Jambi untuk dijadikan bahan aspal karet.

Kepala BPJN Wilayah IV Jambi Bosar H Pasaribu mengatakan, dengan adanya pembelian karet petani ini diharapkan dapat membantu mengangkat harga karet dan meningkatkan perekonomian para petani karet di Provinsi Jambi, di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

"Ini dalam proses, kita sudah berbicara dengan beberapa pihak, dengan Puskut, Dinas Perkebunan, Kelompok tani, karena pengadaan barang pemerintah inikan tetap ada aturan mainnya, kita sedang cari formatnya," tuturnya.

Bohar berharap bahan baku karet tersebut dapat dibeli langsung ke petani melalui koperasi atau KUD. Bosar juga menargetkan bulan ini sudah ada action atau pembelian karet dari petani.

"Bahan karet yang dibeli dari petani ini nantinya akan digunakan sebagai campuran aspal untuk Jalan dan marka jalan," jelasnya.

Lebihlanjit Bohar menyebutkan BPJN telah menyiapkan anggaran untuk pembelian karet sebesar Rp 9,9 Miliar. Dalam jarak 5 kilometer jalan aspal nantinya dibutuhkan sekitar 9 ton karet tergantung dari ketebalan serta lebar pengaspalan.

Mengingat di Jambi belum ada pabrik untuk mengolah bahan karet untuk campuran aspal, dijelaskan Bosar, maka karet-karet yang telah dibeli tersebut nantinya akan dikumpulkan dan dikirim ke Lampung untuk diolah.

"Kalau sekarang ini program kita beli dulu bokar dari masyarakat, terus kita olah jadi sir 20, nah itu kita ke simpan. Ada rencana nantinya akan dikirim untuk diolah jadi bahan aspal karet. Jadi masih ada satu proses lagi setelah pembelian karet ini, dan mungkin itu tahun depan," ujar Bosar.

Ia menambahkan untuk pembangunan jalan yang menggunakan bahan aspal campuran karet di Provinsi Jambi tahun ini sendiri yaitu di ruas Jalan nasional Leter W di Kota Sungai Penuh sepanjang 5,9 Km.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments