Sabtu, 4 Februari 2023

“TANGGUH”, Program Desa Bebas Api Asian Agri Mendapatkan Penghargaan

Jumat, 19 Juni 2020 | 11:58:08 WIB


Manajer PT RAU, Bibit Sembiring dengan Kepala Desa Muara Sekalo, Suherman usai menerima penghargaan bersama di acara Deklarasi  Pencanangan Desa Tangguh Karhutla, Tangguh Pangan, Tangguh Narkoba
Manajer PT RAU, Bibit Sembiring dengan Kepala Desa Muara Sekalo, Suherman usai menerima penghargaan bersama di acara Deklarasi Pencanangan Desa Tangguh Karhutla, Tangguh Pangan, Tangguh Narkoba / Istimewa

Tebo - Polres Tebo memberikan penghargaan  kepada 3 perusahaan di daerah ini, karena dinilai telah  berpartisipasi aktif untuk mewujudkan program desa tangguh pangan.

 

 

Penyerahan penghargaan disampaikan dalam acara deklarasi Pencanangan Bersama Desa Tangguh Karhutla, Tangguh Pangan, Tanggung Narkoba. Kegiatan ini diselenggarakan bertujuan untuk merangkul masyarakat desa dan perusahaan guna mendukung program Polres Tebo mewujudkan program  "TANGGUH (Tertib, Aman,  Nyaman, Guyub, Gembira, Unggul, Harmoni) NUSANTARA".

 

 

Salah satu penghargaan diberikan kepada PT Rigunas Agri Utama, karena  telah berpartisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui program DBA (Desa Bebas Api) binaan Asian Agri.

 

 

"Kami berterima kasih kepada perusahaan yang telah membuat program penanggulangan kebakaran hutan dan lahan dan juga telah membina masyarakat dalam bentuk Program Desa Bebas Api seperti di PT RAU ini menjadi contoh bagi perusahaan lain yang ada di kabupaten Tebo,” ujar Kapolres Tebo, AKBP Abdul Hafidz SiK, MSi  pada 16 Juni 2020 di lapangan kantor Polres Tebo.

 

 

Hal senada juga disampaikan Bupati Tebo Dr H Sukandar SKom, MSi. Beliau  juga berpesan bahwa karhutla adalah masalah bersama yang harus didukung semua pihak.

 

 

"Karhutla adalah masalah bersama, perlu adanya dukungan dan partisipasi dari semua pihak, termasuk perusahaan untuk menjalankan program kegiatan penanggulangan karhutla. Kami sangat mengapresiasikan kegiatan pengembangan masyrakat dalam hal pencegahan kebakaran hutan dan lahan  yang di lakukan PT RAU dengan Program Desa Bebas Api-nya,” ujar Sukandar pada sambutannya.

 

 

PT Rigunas Agri Utama, yang mendapatkan penghargaan dari Polres Tebo, berterima kasih atas penghargaan yag diberikan, dan berharap hubungan kerjasama dapat terus berjalan baik agar penangulangan karhutla dapat maksimal.

 

 

“Pada kesempatan ini, kami berterima kasih kepada pemerintah  atas  penghargaan yang telah diberikan kepada PT Rigunas, dimana pengharagaan ini akan kami jadikan motivasi sehingga ke depan kerjasama antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat dalam hal penanggulangan kebakaran dapat terus terlaksana dengan baik. Sehingga apa yang kita cita-citakan, yakni mewujudkan desa bebas karhutla dapat terwujud,” ujar  Bibit Sembiring, Manajer PT Rigunas Agri Utama.

 

 

Pada kesempatan tersebut PT Rigunas juga memberikan bantuan satu unit pompa air kepada Desa Bebas Api binaan perusahaan. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Tebo, Dr H Sukandar SKom, MSi.

 

 

Di tempat terpisah, Hafiz Hazalin  Sinaga, Manager Fire Asian Agri mengatakan bahwa program desa bebas api adalah program yang sudah sejak lama dijalankan perusahaan sawit tersebut untuk mencegah terjadinya karhutla di desa-desa seputaran operasional perusahaan.

 

 

“Sejak diluncurkannya program desa bebas api tahun 2016 hingga kini kami telah mendorong desa-desa yang berada di area operasional perusahaan untuk bersama-sama secara aktif ikut berpartisipasi mencegah kebakaran hutan dan lahan. Partisipasi seluruh pihak baik pemerintah maupun masyarakat merupakan kunci keberhasilan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Dengan adanya program desa bebas api ini diharapkan akan tercipta sinergi yang kuat antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi maslh karhutla ini,” ujar Hafiz melalui seluler phonenya.

 

 

Menurut Hafiz, pada tahun 2020 Asian Agri membina 10 desa yang rawan terjadi karhutla yang ada di Provinsi Riau dan Jambi. (*)


Penulis: *
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments