Jumat, 10 Juli 2020

Kita PAUD! Kita Sehat! Terapkan Program PHBS Sejak Dini


Jumat, 26 Juni 2020 | 14:53:41 WIB


Reftika A
Reftika A / Istimewa

Oleh : Reftika A *)

PERILAKU Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran, sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri dibidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat.

PHBS itu jumlahnya banyak sekali, bisa ratusan. Misalnya tentang gizi, makan beraneka ragam makanan, minuman tablet penambah darah, mengkonsumsi garam beryodium, memberi bayi dan balita kapsul vitamin A. Mengajarkan tentang kesehatan lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan.

Hal ini tidak hanya dilakukan dirumah saja melainkan juga harus dilakukan di sekolah maupun lingkungan bermain anak. Perilaku hidup sehat meliputi perilaku proaktif untuk memlihara dan meningkatkan kesehatan dengan cara olahraga teratur dan menerapkan pola hidup sehat.

Pelaksanaan Program PHBS yang masih rendah dapat berakibat pada kualitas lingkungan sekolah yang rendah dan masih tingginya angka penyakit yang menyerang anak usia dini.

Memperkenalkan dunia kesehatan pada anak-anak disekolah, seyogyanya tidak terlalu susah karena pada umunya tiap sekolah sudah memiliki usaha kesehatan (UKS) dan praktek pelaksaaan PHBS dapat dilaksanakan melalui wahana tersebut, khusus pada anak usia dini pada pembelajaran sentra. Sehingga peningkatan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik dapat ditanamkan sedini mungkin.

Masih rendahnya pelaksaaan program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak sekolah terutama pada pelaksanaan cuci tangan pakai sabun, berolahraga secara teratur, menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan, memberantas jentik disekolah dan membuang sampah pada tempatnya.

Hal ini disebabkan masih kurangnya informasi dan pengetahuan anak tersebut tentang Perilaku Hidup Betsih dan Sehat (PHBS) tersebut, kurangnya fasilitas sarana yang mendukung kegiatan tersebut, dan masih rendahnyaperan guru dan petugas kesehatan dalam memberikan informasi guna mendukung kegiatan pelaksanaan program PHBS pada lingkungan sekolah.

Secara teori makin tinggi tingkat pengetahuan anak/siswa tentang pelksanaan program PHBS maka pelaksaannya akan baik, begitu juga sebalinya makin rendah pengetahuan anak/siswa tentang pelaksanaan program PHBS maka akan rendah juga hasilnya.

Ini dapat dijadikan dasar bahwa informasi tentang suatu program secara intensif dan terencana, langsung maupun tidak langsung dapat meningkatkan pengetahuan anak yang pada akhirnya dapat mendorong mereka untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pada dunia PAUD anak sudah diajarkan sedari dini dalam menerapkan PHBS karena dalam kegiatan sehari-hari anak sudah diajarkan melaksanakan pola hidup sehat. Seperti, berkemas atau merapaikan mainan saat sudah bermain, mencuci tangan sebelum makan dan ketika sudah buang air, dan sebagainya.

Hal ini adalah langkah awal yang cukup bak dalam menerapkan pekalsanaan PHBS. Kebiasaan ini akan terus berlangsung hingga anak dewasa kelak, maka dari itu peran guru dan orang tua sangat penting dalam memberikan informasi tentang PHBS.

*) Mahasiswa UIN STS Jambi


Penulis: Reftika A
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments