Rabu, 5 Agustus 2020

Kepala Dusun di Batanghari Tewas Ditikam Kakak Ipar


Kamis, 25 Juni 2020 | 17:21:29 WIB


ilustrasi
ilustrasi /

MUARABULIAN – Nasib nahas dialami Doni Iskandar, seorang kepala dusun (Kadus) di Desa Koto Boyo, Kecamatan Bathin XXIV, Kabupaten Batanghari. Doni tewas setelah ditikam kakak iparnya sendiri yang berinisial HF.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 14.05 WIB, Rabu (24/6/2020) kemarin, di kantor Kepala Desa Koto Buyo. Saat itu, pelaku datang dan langsung masuk ke dalam kantor untuk menikam korban.

“Informasi dari kepala desa, saat jam kerja, sekitar pukul 14.05 WIB, pelaku datang mencari korban. Pelaku langsung menikam korban di dada satu kali,” ujar Camat Bathin XXIV Erwin saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2020).

Erwin mengaku tidak mengetahui motif kejadian tersebut. Pelaku sendiri sudah diamankan Polsek setempat, dan diserahkan ke Polres Batanghari.

Ditambahkan Erwin, usai kejadian korban sempat dilarikan ke Puskesmas Durian Luncuk, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Medika Muara Bulian. Namun setelah lebih kurang 18 jam menjalani perawatan, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

“Korban meninggal dunia hari Kamis tanggal 25 Juni 2020 sekira pukul 05.00 WIB,” sebut Erwin.

Kasat Reskrim Polres Batanghari Iptu Orivan Irnanda saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku ditangkap oleh pihak Polsek Bathin XXIV.

“Pelaku kita kenakan pasal 353 ayat (3) KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan pelaku HF, dirinya tega menusuk korban karena terbakar api cemburu. Dikatakan HF, korban diduga telah berselingkuh dengan istrinya.

“Sebenarnya saya sudah lama curiga dengan istri saya. Benar saja, setelah saya selidiki langsung ternyata dirinya memang berselingkuh dengan istri saya," ucap HF.

Ditambahkan HF, terungkapnya kasus perselingkuhan antara istri saya dan korban yang mana ia merupakan adik ipar saya sendiri ini, setelah saya berhasil menyadap aplikasi WhatsApp milik istri saya menggunakan aplikasi yang telah ia download.

"Memang awalnya tidak ada percakapan apapun dari HP istri saya, namun, setelah beberapa hari kemudian percakapan itu masuk semua yang menceritakan perselingkuhan istri saya dengan ipar saya tersebut," pungkasnya.


Penulis: chy
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments