Jumat, 10 Juli 2020

Tanggapi Aksi Sejumlah Tenaga Medis, Dewan Akan Panggil Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi


Senin, 29 Juni 2020 | 14:50:49 WIB


Sejumlah petugas medis RSUD Raden Mattaher saat menggelar aksi di depan gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (29/6/2020)
Sejumlah petugas medis RSUD Raden Mattaher saat menggelar aksi di depan gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (29/6/2020) / Rina/metrojambi.com

JAMBI - Sejumlah tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, beserta pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher, Senin (29/6/2020) pagi, menggelar aksi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi, terkait sejumlah persoalan di rumah sakit plat merah tersebut.

Salah satu yang dituntut oleh para tenaga medis tersebut yakni dikembalikannya insentif sebesar 2,5 persen yang sebelumnya dipotong oleh pihak manajemen.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Rocky Candra mengatakan pihaknya akan segera memanggil Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, dr. Fery Kusnadi.

"Apalagi belum adanya prestasi dalam beberapa bulan kepemimpinan dokter Fery ini. Kita akan coba pertanyakan dan nanti hasilnya akan kita umumkan kepada masyarakat," tuturnya.

Lebih lanjut, Rocky juga akan mempertanyakan persoalan hutang-hutang obat kepada rekanan yang belum dibayarkan, termasuk tuntutan beberapa perwakilan dokter, perawat dan pegawai yang instensifnya dipotong.

"Perihal dewan pengawas rumah sakit juga ada beberapa yang agak ganjil, ini akan juga kita pertanyakan kepada rumah sakit. Harapan saya Direktur selaku pemegang kekuasaan di pelayanan kesehatan harus lebih aktif dan reaktif terhadap dinamika yang terjadi, jangan selalu membuat polemik dan ciptakan prestasi," bebernya.

Selain itu, Rocky juga menyinggung persoalan dana insentif Covid-19 bagi para Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bersentuhan langsung dengan pasien belum juga dicairkan.

"Nanti juga akan saya pertanyakan kepada Direktur rumah sakit, karena kemarin serapan anggaran Covid-19 serapan nya nol. Kita tanya perkembangannya seperti apa, mudah-mudahan dalam Minggu ini sudah ada keterangan resmi dari RSUD," jelasnya.

"Pemprov Jambi harus lebih tanggap terhadap isu-isu terkini, juga terkait dengan program Jambi tuntas di penghujung kepemimpinan bapak Fachrori Umar, harus lebih peka dan mengambil sikap keputusan terbaik untuk masyarakat provinsi Jambi," sambung Rocky.

Rocky mengatakan pihaknya dari perwakilan rakyat tentu akan selalu merespon apapun permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat Provinsi Jambi, baik di dunia kesehatan, sosial maupun pendidikan.

"DPRD Provinsi Jambi siap menerima dan siap menfasilitasi untuk kebaikan Provinsi Jambi," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments