Selasa, 14 Juli 2020

Heboh Pejabat Dinas Perkim Tanjabbar Dipanggil Kejaksaan Terkait Kasus LPJU, Kasi Pidsus: Tidak Ada Pemeriksaan


Senin, 29 Juni 2020 | 22:07:20 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi /

 KUALATUNGKAL - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Senin (29/6/2020) dikabarkan melakukan pemanggilan terhadap sejumlah pejabat di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) terkait pengusutan kasus dugaan Korupsi pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) tahun 2019 senilai lebih kurang Rp 9 miliar.

"Ya, informasinya hari ini memang ada yang dipanggil," ujar sebuah sumber koran ini.

Namun saat dikonfirmasi tentang kabar ini, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Tanjabbar Hery Susanto membantah informasi tersebut. Dikatakan Hery, pihaknya tidak ada melakukan pemeriksaan atau pemanggilan terkait kasus LPJU.

"Tidak ada pemanggilan, tidak ada pemeriksaan. Itu tidak benar informasi tersebut," ujar Hery.

Terkait pengusutan kasus ini sendiri, Hery mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman serta mengumpulkan bukti permulaan. "Masih ada data dan dokumen yang belum lengkap," sebut Hery.

Informasi yang dirangkum metrojambi.com, kasus ini dilaporkan ke Kejari Tanjabbar pada Januari 2020 lalu. Sejumlah pihak dikabarkan juga sudah dipanggil untuk dimintai keterangan, termasuk Kepada Dinas Perkim Tanjabbar Cipto Hamonangan, serta Kristianto yang merupakan Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Perkim Tanjabbar, dan juga pihak swasta.


Penulis: Eko
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments