Jumat, 10 Juli 2020

Siap Penuhi Panggilan Dewan, Direktur RSUD Raden Mattaher Sebut Tuntutan Pegawai Persoalan Internal


Selasa, 30 Juni 2020 | 11:23:51 WIB


Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi, dr. Fery Kusnadi
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi, dr. Fery Kusnadi / Rina/metrojambi.com

JAMBI - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi dr. Fery Kusnadi menanggapi soal kedatangan dokter, perawat, dan pegawai ke gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin (29/6/2020) pagi. Menurutnya apa yang dimaksud oleh para pegawai tersebut merupakan persoalan internal.

"Saya pikir lebih bagus mereka langsung ke direktur lah, apa cerita dan masalahnya, karena itu kan berkaitan dengan kebijakan," ujarnya saat dijumpai awak media.

Terkait dengan protes soal jasa pelayanan dan pos kebersamaan yang diduga dipotong, Fery mengklaim semua Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan adalah kebijakan. "Itu yang mereka bawa pun juga salah, suratnya itu, jadi ngga bisa diomongin," katanya.

Menurut Fery, SK yang mereka bawa tersebut sudah direvisi, sama halnya dengan surat jasa medis pejabat struktural tempo lalu. "Sama, jadi mau bilang apa lagi, masalah internal. Kalau misalnya mereka merasa itu silahkan ke manajemen," sebutnya.

Sementara itu, Kabag Humas RSUD Raden Mattaher Jambi Sofran sangat menyayangkan atas kejadian para pegawai RSUD Raden Mattaher yang mendatangi Gedung DPRD, padahal semua bisa dibicarakan.

"Sangat disayangkan mereka mengadukan masalahnya ke luar rumah sakit. Padahal itu belum dikomunikasikan dengan direksi," ucapnya.

Kalau seandainya itu di komunikasikan, lalu dibicarakan kepada direksi dan titik masalahnya di mana tentu lebih cepat membuahkan hasil. "Kalau saya melihatnya seperti itu, kenapa nggak langsung ke direktur kan," jelasnya.

Terkait dengan DPRD Provinsi Jambi akan memanggil Direktur RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi untuk meminta klarifikasi terkait dinamika-dinamika yang terjadi itu kata Sofran Direktur siap untuk hadir.

"Prinsipnya karena DPRD mitra kerja, pak direktur siap di panggil oleh DPRD, siap memberikan keterangan dan penjelasan," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments