Jumat, 7 Agustus 2020

Sempat Ditipu Sopir Travel, Sundari Melahirkan di Speed Boat Saat Menyusul Suami ke Batam


Rabu, 08 Juli 2020 | 10:55:38 WIB


Seorang perempuan bernama Sundari (19) saat dievakuasi usai melahirkan dalam speedboat di kawasan Pelabuhan LLASDP Kualatungkal, Tanjung Jabung Barat
Seorang perempuan bernama Sundari (19) saat dievakuasi usai melahirkan dalam speedboat di kawasan Pelabuhan LLASDP Kualatungkal, Tanjung Jabung Barat /

KUALATUNGKAL - Ingin suami mendampingi saat melahirkan, seorang perempuan muda bernama Sundari (19), nekat menempuh perjalanan jauh dari Lampung dengan tujuan Batam, Kepulauan Riau. Padahal kandungannya sudah membesar, dan tinggal menunggu waktu persalinan.

Namun keinginan Sundari untuk ditemani suami saat melahirkan ternyata tidak kesampaian. Saat berada di dalam Speed Boat Sun Rico yang akan membawanya ke Batam dari Pelabuhan LLASDP Kualatungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi.

Baca juga : Perempuan Asal Lampung Melahirkan di Speed Boat Tujuan Batam

Sundari pun terpaksa melahirkan di dalam speed boat, dibantu petugas medis dari Posko Covid-19 di Pelabuhan LLASDP. Usai melahirkan, Sundari dan bayinya langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Saat dibincangi awak media, Sundari mengaku saat bertolal dari Lampung usia kandungannya sudah sembilan bulan, dan sudah mendekati waktu melahirkan.

Sundari mengatakan dirinya nekat berangkat untuk menyusul sang suami yang bekerja di Batam. Sebab, ia ingin saat melahirkan ada sang suami yang mendampinginya.

"Karena suami saya tidak bisa cuti untuk pulang ke Lampung, jadi saya berencana ingin melahirkan di sana (Batam, red) saja. Namun Allah berkehendak lain, dan akhirnya lahir di pelabuhan," ungkap Sundari.

Sundari juga mengungkapkan jika ia sempat ditipu oleh sopir travel yang membawanya dari Lampung. Padahal, kata Sundari, ia sudah membayar Rp 900 ribu dengan perjanjijan akan diantar ke pelabuhan di Kualatungkal.

Namun bukannya diantar ke Kualatungkal, Sundari yang saat itu berangkat bersama anak tertuanya yang berusia dua tahun, malah diturunkan di kawasan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

"Janjinya sampai Tungkal, tapi diturunkan di Sungai Lilin," ujar Sundari.

Ditambahkan Sundari, sopir travel tersebut sempat menjanjikan jika temannya akan menjemput Sundari untuk diantar ke Kualatungkal. Namun setelah ditunggu beberapa jam, teman sopir travel tersebut tidak kunjung datang.

"Saya akhirnya beli tiket lagi untuk melanjutkan perjalanan ke Tungkal," kata Sundari.

Lebih lanjut Sundari mengatakan, saat persalinan ia dibantu petugas Posko Covid-19, bidan desa, pihak Polsek Kawasan Pelabuhan, dan pengelola Pelabuhan LLASDP.

"Proses persalinan sekitar 15 menit. Alhamdulillah anak saya selamat. Anak saya laki-laki, sama Pak Kapolsek diberi nama Sun Rico Saputra," pungkas Sundari.


Penulis:
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments