Jumat, 7 Agustus 2020

Usai Mengikuti Rakor Karhutla Bersama Asdep Kemenko PMK, Kepala BPBD Muaro Jambi Dinonjobkan


Rabu, 08 Juli 2020 | 15:01:18 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

SENGETI - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi M. Zakir dinonjobkan dari jabatannya terhitung mulai hari ini, Rabu 8 Juli 2020.

"Hari ini saya dinonjobkan," ujar Zakir ketika dikonfirmasi saat menghadiri kegiatan terkait pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di aula Polres Muaro Jambi, Rabu (8/7/20) pagi.

Zakir mengaku telah mendapatkan surat pemberitahuan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Muaro Jambi. Namun Zakir mengaku tidak mendapat penjelasan mengenai alasan dirinya dinonjobkan.

"Saya mendapat surat dari BKD tertanggal hari ini, yang berisikan saya dinonjobkan dari jabatan tanpa adanya pemberitahuan apapun sebelumnya," sebut Zakir.

Zakir telah menjabat sebagai kepala BPBD Muaro Jambi selama lebih kurang 10 tahun. Ia diketahui akan memasuki masa pensiun pada April 2021 mendatang.

Terkait kejadian ini, Zakir mengaku terkejut. Apalagi tidak ada pemberitahuan apapun sebelumnya.

"Tentu lah terkejut, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya tiba-tiba mendapat surat nonjob dari BKD," tutupnya.

Sejauh ini, belum diperoleh keterangan dari pihak BKD Muaro Jambi terkait dinonjobkannya Zakir dari jabatannya.

Sebelumnya, Senin (6/7/2020) lalu, Zakir juga sempat mengikuti rapat koordinasi sinergitas peningkatan kesiapsiagaan penanggulangan bencana Karhutla di Provinsi Jambi, yang juga dihadiri Asisten Deputi (Asdep) Tanggap Cepat Bencana Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia, Iwan Eka Setiawan.

Dalam kegiatan tersebut, Zakir memang sempat menyampaikan sejumlah pernyataan menyinggung upaya pemerintah daerah dalam menangani Karhutla. Diduga, karena stetmen dalam rapat koordinasi tersebur Zakir dinonjobkan dari jabatannya.


Penulis: Sudir Putra
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments