Rabu, 12 Agustus 2020

Anggaran Covid-19 di Tanjabtim Sudah Terserap Rp 13,5 Miliar


Kamis, 09 Juli 2020 | 14:22:35 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

MUARASABAK - Dari pagu anggaran percepatan penanganan Coronavirus Desiase (Covid - 19) di Kabupaten Tanjabtim sebesar 59,2 miliar, realisasi anggaran sudah mencapai 23 persen.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Tanjabtim Nusirwan, melalui Kabid Keuangan Reza Fahlevi mengatakan, dari jumlah pagu tersebut, maka yang sudah terealisasi sebesar Rp 13,5 miliar.

"Yang sudah terealisasi jika dipersentasikan sudah 23 persen," sebut Reza.

Dijelaskannya, anggaran percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Tanjabtim dibagi dalam tiga bidang, yakni bidang kesehatan, bidang penguatan ekonomi, dan bidang Jaringan Pengamanan Sosial (JPS).

Untuk rinciannya, bidang kesehatan pagu anggarannya sebesar Rp 15,4 miliar yang dibagi untuk empat instansi, yakni BPBD sebesar Rp 8,3 miliar dengan realisasi sebesar Rp 1,1 miliar untuk tahap satu. Satpol-PP sebesar Rp 100 juta dengan realisasi tahap satu sebesar Rp 100 Juta. Dinas Kesehatan sebesar Rp 5 miliar dengan realisasi tahap satu sebesar Rp 761 Juta.

"Sedangkan RSUD Nurdin Hamzah dengan pagu sebesar 2 miliar, dengan realisasi tahap satu sebesar 372 juta. Jadi untuk keseluruhan di bidang kesehatan yang terealisasi sudah mencapai 15 persen atau sebesar 2,3 miliar," beber Reza.

"Kemudian bidang penguatan ekonomi, untuk UMKM di Dinas Koperasi dengan pagu anggaran sebesar 1 miliar, namun belum terealisasi," ujarnya menambahkan.

Selain itu, lanjut Reza, untuk Bidang JPS, yakni untuk bantuan sembako sudah berjalan tiga tahap dengan pagu anggaran sebesar Rp 42,7 miliar yang terealisasi 26 persen atau sebesar Rp 11,2 miliar dengan rincian sebagai berikut. Tahap satu anggaran yang dikeluarkan sebesar Rp 4,8 miliar, tahap dua sebesar Rp 3,2 miliar, dan tahap III sebesar Rp 3 miliar.

"Untuk JPS diperkirakan akan berjalan sampai Desember 2020 mendatang. Saat ini saja penyaluran bantuan JPS sudah berjalan Tiga tahap," pungkasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments