Jumat, 7 Agustus 2020

Puluhan BUMDes di Tanjabtim akan Dievaluasi


Rabu, 15 Juli 2020 | 12:06:13 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

MUARASABAK – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) akan mengevaluasi 51 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Di Kabupaten Tanjabtim sendiri ada sebanyak 73 desa, dimana 51 BUMDes diantaranya sudah disertai pernyataan modal, sementara 22 sisanya masih vakum.

"Dalam waktu dekat ini kita mau menginventarisir kembali BUMDes yang ada. Karena infonya banyak yang stagnan," kata Kepala Dinas PMD Tanjabtim, Berilyan melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat, Zulpahmi, Rabu (15/7/2020).

Dijelaskan Zulpahmi, pihaknya akan melakukan evaluasi dan monitoring, dengan menindak lanjuti pembinaan terkait persoalan masing-masing BUMDes. Setiap tahun PMD berupanya meningkatkan manajemen pengelolaan keuangan BUMDes.

"Untuk mengetahui lebih jauh perkembangan, kemajuan maupun kesulitan BUMDes, kami harus turun ke lapangan. Karena pandemi wabah Covid-19 kegiatan Bintek tidak diadakan," ucapnya.

Dia menyebutkan, maju mundurnya BUMDes melihat dari potensi yang terdapat di desa, serta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Selain itu lembanga BUMDes pun harus kuat, pengurus benar kompeten, dan jangan tunjuk pengurus dasar keluarga dan kelompok.

"Pengurus yang berkompeten, dan harus benar-benar berjiwa wirausaha. Menguatkan lembaga, melalui pengurus, dan komitmen desa tinggi, serta usaha yang dikembangkan benar-benar bisa ada penghasilan," terangnya.

"Bila ini sudah dapat dilaksanakan dengan baik, Insya Allah BUMDes dapat berjalan dan tumbuh dengan baik," sambungnya.

Dia mencontohkan, sudah ada beberapa desa yang BUMDes nya sudah berkontribusi terhadap desa, seperti BUMDes Sidomukti, Rantau Karya, Sungai Toman, Rantai Rasau II, Mencolok dan Pematang Rahim.

"Terkadang, bila pengurusnya tidak memiliki jiwa kewirausaha, BUMDes akan selalu jadi penonton," tukasnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments