Jumat, 30 Oktober 2020

Gelar Kegiatan Belajar Tatap Muka, SD 47 Kota Jambi Terapkan Protokol Kesehatan


Rabu, 29 Juli 2020 | 14:38:56 WIB


SD 47 Kota Jambi gelar kegiatan belajar tatap muka
SD 47 Kota Jambi gelar kegiatan belajar tatap muka / Nita Priyanti / Metrojambi.com

JAMBI - Memasuki minggu ketiga, kegiatan belajar tatap muka di sekolah di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 47 Kota Jambi berjalan lancar.

Untuk aktivitas di sekolah, pihak SD 47 Kota Jambi menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Pihak sekolah menyediakan tempat cuci tangan, serta melakukan pengecekan suhu tubuh.

Selain itu, pihak sekolah juga menyediakan bilik untuk penyemprotan disinfektan di halaman sekolah. Disinfektan dibuat sendiri dari air sirih dan air jeruk nipis.

"Selain menerapkan protokol kesehatan, kita juga memberikan pemahaman kepada orang tua, sempat semoat ada isu yang menurut kami itu tidak benar. Dan Alhamdulillah minggu ini semakin meningkat orang tua yang mengizinkan anaknya belajar di sekolah," ujar Kepala SD 47 Kota Jambi, Ansori.

Dikatakannya lagi, masa relaksasi pendidikan merupakan masa pembiasaan bagu yang sebelumnya masih takut untuk keluar rumah. "Ini sudah berani datang, berarti kan ini sudah ada nilai plusnya. Serta kepercayaan orang tua terhadap protokol kesehatan di sekolah," kata Ansori.

Lebih lanjut Ansori mengatakan, pihaknya juga mengubah pola kegiatan masa relaksasi pendidikan ini. "Kalau minggu pertama misalnya siswa untuk hari senin shifh 1 yang masuk, hari selasa shif 2 yang masuk. Jadi artinya anak masuk hanya 2 kali seminggu," jelasnya.

"Untuk minggu ini, diubah dan ada dua alasan, yang pertama karena ada keluhan orang tua murid ada belajar daring dan luring, yang kedua anak tersebut tidak bertemu mata pelajaran bidang studi. Maka dari itu shifh 1 dan 2 masuk di hari yang sama namun waktu yang berjarak," ujarnya menambahkan.

Ansori menambahkan, diberikannya waktu berjarak tersebut agar tidak terjadi penumpukan siswa dan memberikan waktu istirahat untuk guru yang mengajar.

Menurut Ansori, menjaga imun tubuh guru juga dianggapnya sangat penting. Selain mengajar, guru di kelas juga tetap mematuhi protokol kesehatan, serta mengawasi tindakan siswa di dalam kelas.

Selain itu, untuk siswa yang belajar melalui daring pemberian materi tersebut diberikan pada saat belajar tatap muka selesai.

"Iya, jadi lebih ekstra kerjanya guru, tetapi saya selalu bilang kepada guru untuk selalu kerja ikhlas dan kerja cerdas karena telah di amanahkan menjadi guru meskipun situasi seperti saat ini," pungkasnya.


Penulis: Nita Priyanti
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments