Rabu, 30 September 2020

Polda Metro Jaya dan Polres Tebo Amankan Pelaku Pemerasan Modus Video Call Seks


Rabu, 29 Juli 2020 | 16:47:27 WIB


Dua orang pelaku pemerasan dengan modus video call seks berhasil ditangkal Tim Sultan Satreskrim Polres Tebo bersama Polda Metro Jaya
Dua orang pelaku pemerasan dengan modus video call seks berhasil ditangkal Tim Sultan Satreskrim Polres Tebo bersama Polda Metro Jaya / metrojambi.com

MUARATEBO – Dua orang warga Kabupaten Tebo yang diduga merupakan pelaku sextortion atau pemerasan melalui Video Call Sex (VCS), ditangkap anggota Polda Metro Jaya bersama Tim Sultan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tebo, Selasa (28/7/2020) kemarin.

Kapolres Tebo AKBP Abdul Hafidz, melalui Kasat Reskrim Polres Tebo AKP M. Riedho Syawaluddin Taufan, mengatakan pelaku yang ditangkap berinisial YA (27) warga Tebing Tinggi, Kecamatan Tebo Tengah, dan ZA (25) warga Desa Medan Seri Rambahan, Kecamatan Tebo Ulu.

Dikatakan Riedho, YA yang merupakan karyawan PDAM Kabupaten Tebo ditangkap di tempat kerjanya. Adapun ZA, ditangkap di Jalan Padang Lamo saat mengendarai sepeda motor pulang ke rumahnya.

“Korbannya orang Jakarta. Dan kasus ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya,” ujar Riedho, Rabu (29/7/2020).

Diterangkan Riedho, kedua pelaku menjalankan aksinya dengan modus mencari korban melalui media sosial (medsos).

“Setelah mendapatkan target melalui medsos, pelaku melakukan komunikasi melalui handphone hingga melakukan video call sex,” kata Riedho

Lanjut Riedho, korban tanpa menyadari kegiatan VCS tersebut direkam oleh pelaku. Kemudian dengan video yang telah direkam tersebut, pelaku mengancam korban untuk mengirimkan uang.

“Pelaku melakukan pengancaman dan memaksa agar korban mengirimkan sejumlah uang, jika tidak maka pelaku akan menyebarkan video rekaman tersebut,” beber Riedho.

Lebih lanjut Riedho mengatakan, dari penangkapan kedua pelaku turut diamankan barang bukti berupa 2 unit handphone, 1 buah kartu ATM BRI, dan 2 buku tabungan BRI.

Riedho menyebutkan, terkait kasus ini pelaku dijerat dengan pasal 7 ayat (1) huruf d, pasal 5 ayat (1b) angka 1, pasal 11, pasal 16, pasal 17, pasal 18, dan pasal 19 KUHAP.

“Untuk proses lebih lanjut pelaku akan dibawa ke Jakarta,” tandasnya.


Penulis: Suci
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments