Rabu, 30 September 2020

Misteri Penemuan Potongan Kaki dan Jari Tangan di Jalan Jalur Tiga Merangin Terungkap, Ternyata Korban Laka Lantas


Kamis, 30 Juli 2020 | 12:08:06 WIB


Potongan kaki dan jari tangan yang ditemukan di jalan jalur tiga Bangko, Kabupaten Merangin
Potongan kaki dan jari tangan yang ditemukan di jalan jalur tiga Bangko, Kabupaten Merangin / metrojambi.com

 BANGKO - Misteri penemuan potongan kaki dan jari tangan manusia di jalan jalur tiga Bangko, Kabupaten Merangin, tepatnya di depan Swalayan Melati, Kamis (30/7/2020) pagi, akhirnya terkuak.

Potongan Kaki dan jari tangan yang ditemukan tersebut ternyata bagian tubuh dari Ahmad Sahlan (18), warga Desa Titian Teras, Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin, korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Hal ini diungkapkan salah seorang keluarga korban bernama Darimi (32). Dikatakan Darimi, sebelum mengalami kecelakaan tunggal korban bersama dua orang rekannya pergi mengendarai sepeda motor untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) Pematang Kandis, Bangko.

Saat itu, kata Darimi, korban yang mengendarai sepeda motor Jupiter Z1 melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bangko menuju Sarolangun. Sesampainya di lokasi kejadian, korban kehilangan kendali sepeda motornya sehingga mengalami kecelakaan tunggal, sehingga menyebabjan salah satu kaki dan jari tangannya terpisah.

Karena shock, dua orang rekan korban langsung melarikannya ke rumah sakit terdekat, dan meninggalkan potongan kaki dan jari tangan korban di jalan.

Meski telah mendapatkan pertolongan, namun nyawa korban tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Umum Kolonel Abundjani Bangko.

"Korban meninggal dunia di Rumah Sakit Kolonel Abundjani. Hari ini korban akan dimakamkan," ujar Darimi.

Kejadian tersebut juga dibenarkan Kasat Lantas Polres Merangin, Iptu Adli.

"Kecelakaan tunggal. Tubuhnya sudah dibawa ke rumah sakit. Yang tertingggal potongan lain disana. Korban saat ini sudah meninggal," ujarnya.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments