Jumat, 2 Oktober 2020

Juli 2020, Kota Jambi dan Muara Bungo Alami Deflasi


Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:23:00 WIB


/ Istimewa

JAMBI - Pada Bulan Juli 2020, Kota Jambi dan Muara Bungo mengalami deflasi, masing-masing sebesar 0,05 persen dan 0,34 persen. Sedangkan Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Jambi sebesar 103,91 dan Muara Bungo tercatat sebesar 104,19.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi Wahyudin menyebutkan, deflasi di Kota Jambi terjadi pada tiga kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,92 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,03 persen, serta kelompok pendidikan sebesar 0,40 persen.

"Komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya deflasi Kota Jambi bulan Juli 2020 antara lain bawang merah, ikan lele, gula pasir, bawang putih, daging ayam ras, bayam, ikan nila, ikan gabus, ikan dencis, dan kangkung," ujarna, Selasa (4/8/2020).

Sementara itu, lanjut Wahyudin, untuk deflasi di Muara Bungo terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada empat kelompok pengeluaran barang dan jasa, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,85 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar Rumah tangga sebesar 0,01 persen, kelompok transportasi sebesar 0,03 persen, serta kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,04 persen.

"Komoditas utama yang memberikan andil terhadap deflasi Muara Bungo adalah bawang merah, daging ayam ras, beras, ikan tongkol/ikan ambu-ambu, kentang, bawang putih, bayam, ayam hidup, gula pasir dan celana jeans pria," sebutnya.

Sedangkan laju inflasi tahun kalender 1 dan "year on year" 2 Kota Jambi pada bulan ini masing-masing sebesar 0,83 persen dan -0,14 persen. Kemudian laju inflasi tahun kalender dan "year on year" Kota Muara Bungo masing-masing sebesar 0,63 persen dan -1,34 persen pada Bulan Juli 2020.

Wahyudin juga menyampaikan, dari 24 Kota di Sumatera yang menghitung IHK, sebanyak 5 kota mengalami inflasi dan 19 kota deflasi. Inflasi tertinggi se-Sumatera terjadi di Kota Tanjung Pinang sebesar 0,34. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Pematang Siantar sebesar 0,76 persen.

"Dari 90 Kota yang menghitung IHK di Indonesia, sebanyak 29 kota mengalami inflasi dan 61 kota deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Timika sebesar 1,45 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi di Kota Manokwari sebesar 1,09 persen," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments