Jumat, 18 September 2020

Tidak Gunakan Masker, Puluhan Pengendara Dijatuhi Sanksi Disiplin


Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:46:59 WIB


/ Novri/metrojambi.com

JAMBI – Puluhan pengendara terjaring dalam razia masker yang dilaksanakan Tim Terpadu Gugus Tugas Covid-19 Kota Jambi di kawasan Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Selasa (4/8/2020).

Berbeda dari biasanya, kali ini pengendara yang terjaring razia masker tidak dikenakan sanksi denda Rp 50 ribu sesuai Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 21 tahun 2020.

Para pelanggar hanya dijatuhi sanksi disiplin, mulai dari melakukan push-up hingga menyanyikan Lagu-lagu Nasional Republik Indonesia.

Pantauan di lapangan, laki-laki paruh baya, petugas lebih mengarahkan jumlah hukuman push-up yang disanggupi oleh pelanggar. Kemudian untuk pelanggar yang tergolong lebih muda, dikenakan sanksi push-up sebanyak 20 kali lebih.

Sementara itu, untuk anak-anak atau remaja dan juga wanita, dikenakan sanksi hukuman menyanyikan lagu-lagu nasional.

“Saya lebih menerima hukuman disiplin ini bang, dari pada denda 50 ribu. Yang pasti ke depannya akan memakai masker,” ujar Reza, salah seorang pengendara yang terjaring razia.

Sementara itu, Kasi Bimas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jambi, Dedi Afrianto menuturkan, pemberlakuan sanksi disiplin tersebut berdasarkan masukan dari masyarakat.

“Kita saat ini lebih mengutamakan sanksi disiplin, dibandingkan dengan sanksi materi, ya selama ini kita mendengar masukan dari masyarakat terkait denda tersebut,” ujarnya.

Namun demikian, Dedi mengatakan Perwal Nomor 21 Tahun 2020 tersebut bukan dihapuskan. Dikatakan Dedi, pemberlakuan sanksi denda sewaktu-waktu bisa saja kembali dilaksanakan, jika masyarakat masih terkesan abai dan tidak patuh.

“Bukan dihapuskan ya, kita tidak mungkin ganti Perwal. Bisa saja diberlakukan kalau masyarakat masih ngeyel dan semacamnya. Tapi itu wewenang dari ketua gugus,” pungkasnya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments