Jumat, 2 Oktober 2020

Trans Siginjai Koridor II Mulai Diuji Coba


Kamis, 05 Desember 2019 | 10:04:38 WIB


Uji coba bus Trans Siginjai koridor II dengan rute Sengeti-Bandara Sultan Thaha
Uji coba bus Trans Siginjai koridor II dengan rute Sengeti-Bandara Sultan Thaha / metrojambi.com

 JAMBI - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi, Rabu (4/12/2019), mulai melakukan uji coba korodor II bus Trans Siginjai, dengan rute Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi hingga Bandara Sultan Thaha. Uji coba akan berlangsung hingga satu bulan ke depan.

Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Provinsi Jambi Wing Gunariadi mengatakan, selama masa uji coba masyarakat yang menggunakan moda transportasi ini tidak dipungut biaya sama sekali.

"Selama uji coba satu bulan ini masih gratis," ujar Wing, Kamis (5/12/2019).

Bus trans Siginjai ini beroperasional mulai dari pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, dengan menggunakan 5 unit bus untuk koridor II. Dimana, 3 unit bus berangkat dari Sengeti dan 2 unit bus berangkat dari Bandara Sultan Thaha.

Wing berharap dengan dibukanya koridor II yang melayani rute dari kantor Bupati Muaro Jambi hingga Bandara Sultan Thaha Jambi ini, dapat memudahkan transportasi masyarakat. Apalagi banyak pegawai di Muaro Jambi berdomisili Kota Jambi.

"Selain itu juga, memberikan pelayanan dan akses masyarakat yang akan bepergian ke Bandara maupun pusat-pusat kegiatan lainnya," katanya.

Selain itu, pihak Dishub Provinsi Jambi juga telah berkordinasi dengan Pemerintah Kota Jambi untuk mengintegrasikan Trans Siginjai dengan bus angkutan kota milik Pemkot.

Wing mengakui, time scedule antar bus di koridor dua ini akan lebih lama. Sebab jarak rute cukup jauh, sedangkan bus yang ada hanya lima unit.

"Nanti kita evaluasi, kalau ini efektif kita lanjutkan, tapi kalau kurang kita tarik dari koridor lain," katanya.

Untuk anggaran sendiri Wing menyebut untuk tahun 2020 pihaknya sudah menganggarkan Rp 1,3 miliar untuk subsidi trans Siginjai ini. "Bukan hanya itu untuk halte juga akan siapkan 20 halte anggarannya ada," ungkapnya.

Idealnya untuk rute Trans Siginjai sendiri Wing menyebut harus mempunyai 4 koridor. Namun untuk di Jambi sekarang dia mengakui memang masih punya satu koridor. Itupun hanya lima unit yang beroperasi.

"Harusnya empat koridor, dengan 10 unit tiap rutenya,” sampainya.

Sementara untuk cara memenuhi target itu, Wing mengakui memang masih melalui hibah bus Kementerian Perhubungan RI. "Jadi paling banter tiap tahun kita dapat bantuan 5 bus, tapi jadilah jika setiap tahun bisa terpenuhi juga lama-lama walaupun hanya lima bus tiap koridornya," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments