Selasa, 24 November 2020

Takut Diamuk Warga, Pelaku KDRT Serahkan Diri ke Ketua RT


Minggu, 02 Agustus 2020 | 12:12:05 WIB


/ metrojambi.com

 KUALATUNGKAL - Seorang pria berinisial S (50), Minggu (2/8/2020) pagi, diamankan Tim Petir Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) setelah melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya.

Sebelumnya, diberitakan jika yang diamankan polisi adalah ketua RT 24 Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar.

Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, ternyata yang diamankan adalah S, yang menyerahkan diri kepada ketua RT 24 Kelurahan Tungkal Harapan, setelah menganiaya istrinya yang berinisial AY (35).

Informasi yang diperoleh metrojambi.com, korban meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu pelaku menyerahkan diri ke ketua RT karena takut diamuk warga.

Siti, salah seorang warga mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 05.00 WIB. Dikatakan Siti, sempat terdengar keributan antara S dengan AY.

"Pagi-pagi pelaku nyerahkan diri ke Pak RT, takut diamuk warga," ujar Siti.

Dari informasi yang ia dapat, Siti mengatakan jika korban dipukul pelaku menggunakan kayu. Akibatnya, korban mengalami luka serius di kepala.

"Waktu dibawa ke rumah sakit masih hidup," sebut Siti.

Lebih lanjut Siti mengatakan, korban dan pelaku jarang bertemu. Ini dikarenakan pelaku bekerja di Tungkal Ulu, sedangkan korban bekerja di pabrik pinang.

Dikatakannya lagi, pelaku datang ke rumah kontrakan korban pada Kamis (30/7/2020) lalu. Menurut Siti, sebelumnya tidak ada terdengar ribut-ribut antara korban dengan pelaku.

"Sebelumnya tidak ada ribut-ribut, baru pagi tadi lah ado ribut," ungkap Siti.

Korban sendiri jarang berada di rumah. Ia bekerja dari pagi, dan baru pulang malam hari. Disebutkan Siti, korban memiliki dua orang anak.

"Anaknya dua orang. Satu orang sudah agak besar, usianya sekitar belasan tahun," pungkasnya.


Penulis: Eko
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments