Rabu, 25 November 2020

100 Sumur Illegal Drilling Kembali Ditemukan di Sarolangun


Selasa, 04 Agustus 2020 | 21:02:27 WIB


Petugas saat melakukan penutupan lokasi illegal drilling di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun
Petugas saat melakukan penutupan lokasi illegal drilling di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun / metrojambi.com

 SAROLANGUN - Sebanyak 100 sumur illegal drilling kembali ditemukan tim gabungan dari TNI, Polres Sarolangun, dan Pemkab Sarolangun di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Selasa (4/8/2020).

Tidak hanya itu, di lokasi penambangan minyak ilegal ini, petugas juga menemukan sebanyak 50 pondok milik para pelaku. Hanya saja, tidak ditemukan satu orang pelaku pun dalam operasi gabungan kali ini.

"Tim gabungan berangkat menuju lokasi sekira pukul 09.30. Dan sekira pukul 10.30 tiba di lokasi penambangan. Tidak ada pelaku yang kita temukan di lokasi penambangan," terang Kabag Ops Polres Sarolangun, Kompol Nazaruddin kepada Metro Jambi.

Lanjut Kompol Nazaruddin, sebanyak 69 orang personil gabungan diturunkan dalam penutupan lokasi penambangan kali ini. "Sebanyak 100 sumur aktif dan non aktif yang ditemukan, kita lakukan penutupan dan penertiban. Termasuk 50 pondok juga kita robohkan," ujarnya.

"Kita juga memberikan imbauan kepada pemilik warung yang berada di area penambangan, merobohkan tiang plit sumur, penutupan lubang sumur, merobohkan pondok-pondok hingga memasang police line di area penambangan," sambungnya.

Pantauan di lokasi, proses penertiban lokasi penambangan berjalan lancar. Sekira pukul 14.30 petugas kembali ke Polsek Pauh untuk melaksanakan apel konsolidasi.

Sementara untuk tindak lanjut, Polres Sarolangun terus melakukan penyidikan. Dugaan sementara, pelaku penambangan merupakan para pendatang dari daerah tetangga.


Penulis: Cr6
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments