Jumat, 30 Oktober 2020

Takut Video Bugil Disebarkan, Bidan di Tebo Jadi Korban Pemerasan Warga Bengkulu


Rabu, 05 Agustus 2020 | 16:14:35 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

Dikarenakan tidak ada yang mengaku sebagai pemilik senjata tajam tersebut, petugas kepolisian lantas melakukan pemeriksaan lebih intensif. Termasuk melakukan pemeriksaan terhadap handphone pelaku.

"Dari pemeriksaan handphone itulah ditemukan bukti percakapan lewat WhatsApp yang mengandung unsur pemerasan berkedok menggunakan uniform Polri," ujar Riedho, Rabu (5/8/2020).

Ditambahkan Riedho, video call dengan korban lantas direkam oleh pelaku. Kemudian bukti rekaman itulah yang digunakan pelaku untuk memeras korban.

"Dalam percakapan tersebut pelaku melakukan pemerasan, korban diminta mengirimkan uang melalui rekening adiknya. Bila tidak mau photo dan vidio tersebut disebarkan," ungkapnya.

Lebih lanjur Riedho mengatakan, korban sempat dibawa ke Polda Bengkulu. Namun guna proses lebih lanjut, pelaku beserta barang bukti lantas diserahkan ke Polres Tebo.


Penulis: Suci
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments