Selasa, 29 September 2020

Ketua MPW Pemuda Pancasila Jambi: Jangan Utak Atik Pancasila


Jumat, 03 Juli 2020 | 15:20:11 WIB


Massa gabungan dari Koalisi Anak Negeri Anti Komunisme saat menggelar aksi di depan gedung DPRD Provinsi Jambi menolak RUU HIP
Massa gabungan dari Koalisi Anak Negeri Anti Komunisme saat menggelar aksi di depan gedung DPRD Provinsi Jambi menolak RUU HIP / metrojambi.com

 JAMBI - Ratusan orang yang mengatasnamakan dirinya Koalisi Anak Negeri Anti Komunisme hingga Jumat (3/7/2020) sore, masih menggelar aksi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi, menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Pantauan di lapangan, perwakilan sejumlah ormas sepeti FPI, Pemuda Pancasila, NU, HMI, Pejuang Siliwangi, IMMJ, maupun Pemuda Muhammadiyah yang tergabung dalam Koalisi Anak Negeri Anti Komunisme, silih berganti menyampaikan orasi.

"Jangan mengutak atik Pancasila," tegas Ketua MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jambi Adri dalam orasinya.

"Selama empat bulan kami di lock down karena Covid-19, protokol kesehatan kami ikuti. Tapi kalau sudah membahas perubahan ideologi negara (Pancasila, red) dan berusaha mengutak atiknya, kami turun menolak," ujar Adri.

Desakan pembatalan pembahasan RUU HIP juga disampaikan Habib Taufik dari Front Pembela Islam (FPI). Taufik mempertegas bahwa Pancasila menaungi seluruh agama. Ideologi Pancasila tidak boleh diganggu gugat lagi.

“Mereka yang mengutak atik Pancasila itu ingin memecah belah bangsa,” ujar Taufik lantang.

Sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi tampak keluar dari ruang kerjanya untuk menyimak orasi dari perwakilan peserta aksi.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments