Minggu, 20 September 2020

Pemkot Sungai Penuh Kembali Anggarkan Dana untuk Kelanjutan Pembangunan RS H Bakri


Kamis, 16 Juli 2020 | 14:59:34 WIB


Pembangunan Rumah Sakit (RS) H Bakri Kota Sungai Penuh
Pembangunan Rumah Sakit (RS) H Bakri Kota Sungai Penuh / Istimewa

SUNGAIPENUH - Pembangunan Rumah Sakit (RS) H Bakri Kota Sungai Penuh hingga saat ini terus dilaksanakan oleh Pemkot Sungai Penuh dengan menggunakan dana APBD. Untuk tahun ini, Pemkot Sungai Penuh melalui Dinas Pekerjaan Umum kembali menganggarkan dana untuk kelanjutan pembangunan RS H Bakri.

Informasi yang diperoleh metrojambi.com, dari awal hingga saat ini, pembangunan RS H Bakri telah menelan dana puluhan miliar. Namun hingga saat ini rumah sakit yang berlokasi di Desa Sungai Ning itu belum rampung dikerjakan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Sungai penuh, Martin mengatakan tahun ini pihaknya kembali akan melanjutkan pembangunan RS H Bakri Sungai Penuh.

“Tahun ini kita anggarkan kurang lebih 4 miliar untuk pembangunan ruang inap. Sedangkan untuk bangunan utama dan IGD sudah selesai kita kerjakan tahun kemarin,” jelasnya.

Dikatakan Martin, tahun ini merupakan tahun keenam Pemkot Sungai Penuh menganggarkan dana untuk pembangunan RS tersebut.

"Saat ini baru selesai tender dalam waktu dekat akan segera dikerjakan. Kita membangun rumah sakit ini dilakukan secara bertahap. Jadi memang proyek tersebut tidak kita anggarkan sekaligus, namun secara bertahap," sebut Martin.

Sebelumnya, Martin mengatakan pembangunan proyek skala besar dilakukan secara bertahap, karena anggaran pada APBD terbatas dan masih dibutuhkan untuk pembangunan sektor lain.

“Kemampuan APBD kita memang harus bertahap, kita sangat menginginkan bisa satu kali anggaran langsung selesai, tapi sektor yang lain juga perlu dibangun,” ungkapnya.

Ditanya sudah berapa dana yang dianggarkan untuk pembangunan RS H Bakri Sungai Penuh, Martin mengatakan tidak hafal pasti berapa anggaran yang telah digelontorkan untuk pembangunan RS H Bakri ini. "Sudah lumanyan, saya tidak hafal berapa," ujar Martin.

Menurut Martin untuk pembangunan rumah sakit dengan anggaran yang telah digelontorkan Pemkot Sungai Penuh sampai saat ini, masih terlalu kecil, karena untuk membangun rumah sakit butuh kurang lebih Rp 100 - 150 miliar.

"Kalau berdasarkan hasil survei ke tempat lain itu rata-rata untuk Rumah Sakit diperlukan anggaran 150 miliar dari awal, ini blm termasuk pembebasan lahan. Jadi yang kita bangun, memang masih belum bisa ideal dan memuaskan semua pihak. Tetapi saya bersyukur, karena untuk ukuran Kota kecil seperti kami, rasa2nya Rumah Sakit kami sdh lumayan di wilayah Provinsi Jambi," jelasnya.

Martin menambahkan untuk pembangunan RS H Bakri sampai saat ini baru 40 persen dari idealnya. "Mudah-mudahan dengan anggaran yang ada bisa maksimal. Kita berusaha semaksimal mungkin," imbuhnya.

Kadis PU Kota Sungai Penuh ini juga mengakui bahwa bangunan RS H Bakri yang baru dibangun tersebut sudah banyak mengalami keretakan.

"Memang ada beberapa ruangan yang mengalami keretakan. Ini karena di Kerinci wilayah gunung yang materialnya banyak mengandung lumpur. Tapi akan diperbaiki pada masa pemeliharaan. Saya tidak menutupi mungkin ada beberapa kekurangan dan itu sebagai masukan dan koreksi kami," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments