Rabu, 21 Oktober 2020

Pasien BPJS Ngaku Ditolak Berobat di RSUD MHA Thalib Kerinci


Kamis, 10 September 2020 | 09:36:37 WIB


RSUD MHA Thalib Kerinci
RSUD MHA Thalib Kerinci / dok.metrojambi.com

 KERINCI - Seorang warga pengguna layanan BPJS Kesehatan mengaku ditolak saat akan berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MHA Thalib Kerinci.

Sebelumnya, warga berinisial M (54) asal Dusun Baru Debai, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh itu datang ke RSUD MHA Thalib Kerinci untuk berobat, karena mengeluh sakit di bagian pinggang dan tidak bisa digerakkan.

"Beliau ditolak. Katanya penyakit orang tua kami tidak termasuk dalam tanggungan BPJS," ujsr Joni Arman, salah seorang kerabat M, Kamis (10/9/2020).

Joni mengungkapkan, M telah lama menderita sakit di bagian pinggangnya. Beberapa waktu lalu ia pernah dibawa berobat ke dokter syarat, dimana ia didiagnosa menderita syaraf terjepit.

Sejak tiga hari belakangan, M kembali merasakan sakit dan mati rasa di bagian pinggangnya. Oleh pihak keluarga, M lantas dibawa ke RSUD MHA Thalib untuk berobat.

Ditambahkan Joni, pihak rumah sakit sempat melakukan cek darah terhadap M. Namun kemudian pihak rumah sakit menyebutkan M tidak menderita sakit apa-apa. Padahal, kata Joni, M merasakan kakinya masih mati rasa dan pinggangnya sakit.

"Katanya baik-baik saja. Kalau mau dirawat statusnya pasien umum, bukan pasien BPJS, karena penyakit orang tua kami ini tidak masuk indikasi dalam tanggungan BPJS. Kalau mau masuk juga harus jalur umum," ungkap Joni.

Ia menyesalkan atas apa yang dialami oleh M, karena sesuai aturan pasien yang berobat di rumah sakit umum daerah sudah bisa menggunakan kartu BPJS apapun keluhan dari pasien tersebut.

"Kita sudah mempertanyakan permasalahan ini ke pihak BPJS, kata pihak BPJS tidak ada alasan bagi pihak rumah sakit daerah merubah status dari pasien begitu saja," tegasnya.

Atas permasalahan ini, dirinya beserta keluarga mengaku kecewa dengan pelayanan RSUD MHA Thalib Kerinci yang menjadi satu-satunya rumah sakit umum yang ada di Kerinci dan Sungai Penuh.

"Kita berharap pihak Pemkab Kerinci bisa bertindak, paling tidak menegur pihak rumah sakit. Jangan sampai banyak pasien diperlakukan begitu, kasian bagi warga yang mengalami sakit terus ditolak dan harus berstatus pasien umum dengan bayaran yang cukup besar," pungkasnya.

Sementara itu, pihak RSUD MHA Thalib Kerinci belum bisa dikonfirmasi terkait dengan penolakan pasien mengunakan BPJS tersebut.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments