Jumat, 23 April 2021

Tok! Ranperda APBD Perubahan Kabupaten Sarolangun Tahun Anggaran 2020 Disetujui


Kamis, 10 September 2020 | 13:31:18 WIB


Penandatanganan nota kesepakatan bersama antara eksekutif dan legislatif
Penandatanganan nota kesepakatan bersama antara eksekutif dan legislatif / cr6/metrojambi.com

SAROLANGUN - Setelah beberapa kali tahapan paripurna dilaksanakan, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sarolangun.

Persetujuan Ranperda APBD Perubahan TA 2020 dilakukan melalui rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) dan penandatanganan nota kesepakatan bersama APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020, Rabu (9/9) sekira pukul 20.00 WIB di Gedung DPRD Sarolangun.

Anggota DPRD Sarolangun, Fadlan Kholik dalam kesempatan itu berkesempatan membacakan laporan hasil pembahasan Banggar terkait Ranperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020.

Dalam penyampaiannya, Fadlan menjelaskan jika pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020, terjadi penurunan pendapatan dan belanja daerah secara kumulatif. Ini dikarenakan adanya pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) yang menyebabkan situasi perekonomian nasional hingga daerah mengalami ketidakstabilan.

"Pendapatan daerah pada APBD Tahun 2020 sebelum perubahan ditargetkan mencapai Rp 1,26 triliun lebih. Kemudian setelah perubahan ditargetkan menjadi Rp 1,19 triliun lebih. Sehingga terjadi penurunan sebesar Rp 66,92 miliar lebih atau turun 5,31 persen," katanya.

Sementara itu, belanja daerah sebelum perubahan ditetapkan sebesar Rp 1,34 triliun lebih, namun setelah perubahan menjadi Rp 1,31 triliun lebih. "Terjadi penurunan sebesar Rp 34,49 miliar atau 2,56 persen," ujarnya.

Dijelaskan Fadlan, akibat terjadinya penurunan penerimaan negara, pemerintah dituntut untuk kembali mengambil kebijakan, diantaranya melakukan refocussing anggaran dan pengurangan target pendapatan pada APBD.

Kendati demikian, kata Fadlan, Banggar memberikan apresiasi terhadap Bupati Sarolangun beserta jajaran TAPD, dimana dalam kondisi ketidakstabilan ekonomi dan keuangan negara, Pemkab Sarolangun mampu menyediakan anggaran yang dapat digunakan pada Ranperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp 133 miliar lebih.

"Anggaran ini bersumber dari silpa sebesar Rp 22,49 miliar lebih, BTT Rp 55 miliar lebih, penyesuaian BTL pada pos gaji dan tunjangan pegawai Rp 18,69 miliar lebih dan DBH Rp 27,52 miliar lebih," terangnya.

Dalam hal ini, Banggar meminta agar TAPD tetap memperbaiki Ranperda APBD Perubahan sesuai dengan hasil yang disepakati bersama antara Banggar dan TAPD. Baik itu pandangan umum fraksi serta tanggapan dan jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi.

Terpisah, Wakil Bupati Sarolangun H Hillalatil Badri menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh anggota DPRD Sarolangun atas persetujuan Ranperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020.

"Semoga sinergitas dan kerjasama yang harmonis tetap terbangun antara eksekutif dan legislatif dalam membangun Kabupaten Sarolangun," singkat Wabup.

Paripurna ini sendiri dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Sarolangun, Tontawi Jauhari didampingi Wakil Ketua I Aang Purnama dan Wakil Ketua II Syahrial Gunawan.


Penulis: cr6
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments