Jumat, 18 September 2020

Seorang Ayah di Kerinci Rela Berkeliling Minta Sumbangan untuk Biaya Pengobatan Anaknya


Selasa, 15 September 2020 | 12:58:27 WIB


/ kolase.metrojambi.com

 KERINCI - Utari Nurparwadi (18), gadis remaja asal desa Sungai Deras, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, saat ini hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur karena penyakit yang diidapnya.

Anak dari pasangan suami istri Perwadi (43) dan Rinas (37) itu sudah terbaring sakit lebih dari 15 tahun di rumah.

Utari pernah dibawa berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MHA Thalib Kerinci dan juga rumah sakit di Padang, Sumatera Barat. Dokter mendiagnosa syaraf otak kecil Utari tidak berfungsi.

Menurut dokter, untuk mengobatinya Utari harus dibawa berobat ke luar negeri. Namun saran dokter tersebut belum bisa diikuti orang tua Utari karena keterbatasan biaya.

Namun demikian, Perwadi tidak putus asa. Ia tetap mencoba mengobati anaknya dengan pengobatan tradisional di kabupaten Kerinci.

"Utari kami ketahui tidak ada perkembangan sejak umur tiga tahun," ujar Perwadi saat dikonfirmasi.

"Saat ini kami mengobati Utari secara tradisional sekali seminggu di Batang Sangir, Kayu Aro. Kalau dibawa ke rumah sakit disuruh ke luar negeri," kata Perwadi menambahkan.

Bahkan, karena tidak memiliki biaya untuk berobat lagi, Perwadi harus berkeliling minta sumbangan dan uluran tangan dari para dermawan untuk membantu anaknya.

"Saya tidak pernah putus asa untuk mengobati anak saya, supaya dia bisa sehat dan sembuh. Dulu saya jual kaset keliling tapi karena Corona saya tidak ada jualan lagi," tuturnya.

Dia berharap bagi para dermawan berniat membantu untuk pengobatan anaknya. "Bagi ada yang berlebih rezeki untuk membantu anak saya bisa datang ke rumah Sungai Deras," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments