Kamis, 22 Oktober 2020

Memimpin Dengan Hati, Sang Jenderal Mendampingi

'Jangankan Kalah, Remispun Tak Boleh'

Selasa, 15 September 2020 | 16:32:20 WIB


/

Oleh: Tutie Rosmalina, SH.I,MA

Dalam masyarakat demokrasi, pemilu merupakan suatu proses pergantian kekuasaan yang dilakukan secara damai dan berkala, sesuai dengan yang digariskan dalam konstitusi. Pemilu akan mengantarkan pergantian pemimpin disebuah kabupaten/kota dan provinsi (LPS 2019). Diharapkan pemilu akan memberikan perbaikan dan kepemimpinan yang lebih progresif. Karakter seorang pemimpin akan menentukan bagaimana yang dipimpinnya, bagaimana ia meramu kepemimpinan dalam lima tahun kedepan akan sangat mempengaruhi baik atau buruknya provinsi yang akan dipimpin, baik secara pencapaian pendapatan, pembangunan masyarakat dan menciptakan potensi pembangunan daerah berkelanjutan dan pro rakyat.

Masing masing pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Jambi sudah memulai deklarasi dan pelantikan Tim pemenangan, dengan jargon masing masing, ketiga kandidat meyakini mampu lending sebagai pemenang di garis finis, 9 Desember 2020 di seluruh TPS se-provinsi Jambi. Semua sudah mengumumkan visi dan misi, trik dan jalan untuk menjadi pemenang,  Masing masing kandidat dari CE-Ratu, Haris – Sani dan yang tidak kalah menarik bapak Gubernur Petahana Fachrori Umar yang berduet dengan Jenderal bintang dua bapak Syafril Nursal, yang terus menjadi sorotan media massa dan masyarakat provinsi Jambi.

Menarik jika kita melihat pasangan petahana ini, bapak fachrori Umar dan bapak syafril Nursal, bapak fachrori yang sudah memimpin di provinsi Jambi selama 10 Tahun, memiliki pengalaman dan jam terbang yang sudah tinggi, memimpin dengan hati dan merupakan ulamanya Jambi, terkenal bersih dan mengayomi, jangankan meloby dalam negeri, program langitpun sudah mumpuni, berpasangan dengan seorang jenderal yang  baru saja namanya kembali dikenal oleh masyarakat provinsi Jambi, masyarakat masih mencari cari profil jenderal satu ini, siapa dia ? mengapa tiba tiba muncul dan bergandengan dengan sang petahana, namanya tidak pernah masuk bursa  pencalonan sebelumnya, mungkin ia sudah dikenal dengan kaum intelektual di provinsi ini, beliau merupakan Ketua Umum Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) yang menghimpun masyarakat perantau provinsi Jambi. Namun tidak begitu familiar di dalam provinsi, wajar saja karena beliau seorang jenderal yang sudah melalang buana dari sabang sampai meroke. Soal kualitas ke ilmuan dan kepemimpinan tidak usah diragukan lagi.

Jika pasangan bapak Fachrori dan Syafril Nursal di senangi dan akan dipilih oleh masyarakat Jambi lalu keluar sebagai pemenang di 9 Desember 2020 nanti, maka pasangan ini akan menjadi pasangan Gas dan Rem-nya provinsi ini, mari kita lihat metode kepemimpinan bapak fachrori selama 5 tahu terakhir, bapak fachrori pria yang berciri khas menggunakan kopiah hitam, mantan hakim Pengadilan Agama ini mengawali karir politiknya pada tahun 2010, beliau berpasangan dengan bapak Hasan Basri Agus sebagai wakil Gubernur Jambi.

Dalam periodesasi ini beliau bersama sama dengan bapak HBA merintis membangun dan membesarkan Jambi, 5 tahun berpasngan dengan HBA dan mengakhiri periodesasi begitu manis, dengan banyaknya program dan visi misi yang terlaksana, namun didunia politik tidak ada pasangan dan kawan abadi semua bisa berpindah dukungan dan berpindah pasangan, di tahun 2016 bapak kembali mencalonkan diri sebagai wakil Gubernur Jambi, ini membuktikan kebesaran hati seorang fachrori Umar dan kesantunan beliau, beliau bisa saja maju sebagai Calon Gubernur ketika itu dan berhadap hadapan langsung dengan bapak HBA, namun beliau tidak melakukannya, beliau memilih untuk santun, selayaknya ciri khas kepemimpinannya, bapak fachrori lebih memilih menjadi wakil sekali lagi, beliau berpasangan dengan kaum melenial yang tidak kalah gagah ketika itu, mantan artis dan Bupati tanjung jabung timur, anak kandung zulkifli Nurdin. Yang saat ini menjalani hukuman gratifikasi anggaran RAPBD 2018 (Antara.co.id).

Jika kita lihat pendamping bapak fachrori Pilkada 2020-2024 ada jenderal Syafril Nursal yang berwibawa tegas dan disiplin, beliau berpengalaman dalam pengabdiannya sebagai jenderal, sehingga dengan kekuatan ini masyarakat bisa menyakini bahwa Jambi akan lebih maju dari saat sekarang ini, lebih berkembang dan lebih mapan, visi missi sudah dijabarkan tinggal dukungan dan pilihan yang diharapkan. Dengan kekuatan bersama dan ridho Allah, pasangan ini bukan hanya ingin memenangkan PILKADA namun ini momentum mempersatukan masyarakat Jambi, dan akhir dari Pilkada ini adalah kemenangan masyarakat Jambi, kemenangan masyarakat Jambi adalah titik awal pembangunan, provinsi ini bisa maju karena masyarakatnya mau bersama sama membangun, dan dengan dikomandoi bapak fachrori dan bapak Syafril Nursal di harapkan provinsi ini lebih baik lagi.

Di akhir tulisan ini, semoga seluruh rakyat Jambi bisa memilih yang terbaik di antara yang terbaik, ke tiga paslon adalah putra terbaik provinsi Jambi, semua memiliki visi membangun, tinggal bagaimana kita melihat rekam jejaknya, bagaimana visi membangun dan orang orang disekelilingnya, tidak akan ada visi dan misi yang bisa terpenuhi jika kita tidak mau sama sama membangun provinsi ini. Insyaallah BERKAH .. aamiin

 *Penulis adalah Sekretaris Umum Peduli Serumpun Jambi Foundation


Penulis:
Editor:



comments