Selasa, 27 Oktober 2020

Pengerjaan Jalan Simpang Tanjung Tanah-Lubuk Nagodang Gunakan Dua Anggaran, Ini Tanggapan Plt Kadis PUPR Kerinci


Selasa, 15 September 2020 | 17:05:28 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

KERINCI - Pengerjaan konstruksi ruas jalan Simpang Tanjung Tanah-Kemantan-Lubuk Nagodang, Kabupaten Kerinci tahun anggaran 2020 diduga tumpang tindih.

Jalan Simpang Tanjung Tanah hingga Lubuk Nagodang merupakan jalan strategis provinsi, dimana telah dikucurkan anggaran sebesar Rp 10 milliar oleh Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten kerinci melalui Dinas PUPR juga menganggarkan dana sebesar Rp 22 milliar untuk pembangunan jalan tersebut.

Saat dimintai tanggapannya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kerinci, Maya Novefri membenarkan pihaknya menganggarkan dana Rp 22 milliar untuk pengerjaan jalan Simpang Empat Tanjung Tanah hingga Lubuk Nagodang.

"Setahu saya jalan Tanjung Tanah-Lubuk Nagodang adalah jalan kabupaten yang sekaligus jalan strategis provinsi," kata Maya.

Dikatakannya lagi, Dinas PUPR Provinsi Jambi mengerjakan mulai dari Simpang Tanjung Tanah hingga Hiang. Sedangkan dari Sungai Medang sampai dengan Siulak (Lubuk Nagodang, red) dikerjakan Dinas PUPR Kerinci.

"Kabupaten mengerjakan mulai STA 11 sampai STA 22 dan Provinsi nangani mulai STA 0,0 sampai STA 04," ungkapnya.

Mantan Kabid Pasar Dinas Koperasi dan Perdagangan Kerinci ini mengatakan, untuk lebih detail wartawan dipersilakan untuk konfirmasi langsung dengan PPK dan PPTK.

"Untuk lebih detail silakan konfirmasi dengan PPK dan PPTK karena mereka lebih paham," pungkasnya.

Sementara itu, Yalpani selaku PPTK saat dikonfirmasi membenarkan ada dua anggaran untuk pengerjaan jalan Simpang Tanjung Tanah-Lubuk Nagodang, yakni anggaran provinsi dan kabupaten.

"Tidak ada tumpang tindih. Provinsi mengerjakan dari Simpang Tanjung Tanah hingga Hiang. sedangkan kabupaten dari Sungai Medang sampai dengan Siulak," sebut Yalpani.

Ditanya terkait dengan kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut, Yalpani mengatakan bahwa untuk provinsi pihaknya tidak mengetahui siapa yang mengerjakan.

"Itu urusan lrovinsi, kita cuma fokus untuk Kerinci saja," pungkasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments