Sabtu, 24 Oktober 2020

PK Dikabulkan, MA Kurangi Hukuman Asiang 1 Tahun


Selasa, 15 September 2020 | 20:45:49 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi /

 JAMBI - Permohonan Peninjaun Kembali (PK) Jeo Fandy Yoesman alias Asiang, terpidana kasus suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 dikabulkan oleh Mahkamah Agung (MA).

MA dalam putusannya membatalkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jambi No 26/Pid.Sus-TPK/2019/PN.Jmb tanggal 10 Desember 2019 lalu.

Kemudian MA mengadili kembali, dan menyatakan terpidana Jeo Fandy Yoesman alias Asiang terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan korupsi.

Menjatuhkan pidana kepada terpidana dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan dan denda sebesar Rp 250 juta. Dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 4 bulan.

Putusan ini diucapkan dalam rapat musyawarah majelis hakim pada selasa 25 Agustus 2020 oleh Dr. H. Suhadi, SH, MH selaku hakim ketua, didampingi dua hakim anggota Prof. Dr. Mohamad Askin dan Dr. H. Eddy Army, SH, MH.

“Kita mengucapkan syukur atas dikabulkannya permohonan peninjauan kembali yang kita diajukan. Hakim agung mengadili sendiri dengan amar putusan mengurangi hukuman pidana pak Asiang, dari 2 tahun dan 6 bulan, menjadi 1 tahun dan 6 bulan,” ungkap Ilham Kurniawan selaku penasehat hukum Jeo Fandy Oesman, Selasa (15/9/2020).

Menurut Ilham, dalam amar putusannya, hakim agung membatalkan putusan Pengadilan Tipikor Jambi dan mengadili kembali. “Amarnya mengurangi hukuman pidana selama satu tahun,” tegasnya.

Dengan dikabulkannya peninjauan kembali tersebut, maka Asiang akan menjalani pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan.


Penulis: Sahrial
Editor: ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments