Jumat, 18 September 2020

Belum Putuskan Jenis Pelanggaran, Bawaslu Masih Kaji Video Walikota Sungai Penuh


Rabu, 16 September 2020 | 15:54:19 WIB


Tangkapan video Walikota Sungai Penuh, Asafri Jaya Bakri saat memberikan sambutan di acara penyeraban bantuan sosial PKH
Tangkapan video Walikota Sungai Penuh, Asafri Jaya Bakri saat memberikan sambutan di acara penyeraban bantuan sosial PKH / dok/metrojambi

SUNGAIPENUH – Beredarnya video Walikota Sungai Penuh, Asafri Jaya Bakri (AJB) yang mengajak warga untuk memilih calon tertentu di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi pada saat pembagian bantuan sosial (bansos) di Kecamatan Hamparan Rawang ternyata berbuntut panjang.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sungai Penuh, Jumiral mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan kajian dan penelusuran terhadap video tersebut.

“Saat ini kita sedang melakukan kajian, apakah nanti masuk ke administrasi atau ranah pidana. Kita belum bisa tentukan saat ini,” kata Jumiral saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2020).

Dikatakannya lagi, kajian ini dilakukan karena pada saat Walikota Sungai Penuh mengajak masyarakat memilih salah satu Cawagub, beliau didampingi dua orang yang mengenakan baju ASN.

“Bawaslu Provinsi sudah mengetahui terkait video tersebut, makanya kita diminta melakukan kajian,” pungkasnya.

Sebelumnya, AJB juga telah menyampaikan klarifikasi terkait video yang beredar tersebut. Dalam surat klarifikasi yang ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri, Gubernur Jambi dan jajaran penyelenggara Pemilu dari tingkat pusat hingga daerah, AJB mengungkapkan bahwa pernyataan dirinya tersebut terlontar tanpa direncanakan.

Selain itu, Walikota Sungai Penuh dua periode itu juga menyampaikan jika pidato tersebut direkam tanpa sepengetahuan dirinya.

Pernyataan ajakan untuk mendukung salah satu kandidat cagub-cawagub, menurut AJB betul- betul terlontar karena ketidak sengajaan, karena pada waktu itu dirinya sedang menjalankan tugas di daerah yang masyarakatnya sangat fanatik terhadap salah satu kandidat cawagub.

Secara kebetulan, baliho bakal calon dimaksud berdiri tegak di dekat lokasi acara yakni di Koto Dian kecamatan Hamparan Rawang, maka terucap lah pernyataan yang seakan mendukung pasangan tersebut.

Selain itu, AJB juga menyampaikan dirinya tidak mengetahui jika ada yang merekam dan membagikannya di media sosial.
Atas nama walikota selaku pembina ASN, AJB dengan kebesaran jiwa menyampaikan permohonan maaf karena telah terlanjur membuat pernyataan yang tidak pada tempatnya sebagai pembina ASN.

Melalui surat klarifikasi tersebut, AJB juga secara resmi mencabut pernyataan dukungannya tersebut.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments