Rabu, 19 Januari 2022

Basarnas Jambi Tangani 81 Kasus, Paling Banyak Kecelakaan

Kamis, 17 September 2020 | 11:59:32 WIB


Kantor Basarnas Provinsi Jambi
Kantor Basarnas Provinsi Jambi / Rina/Metrojambi.com

JAMBI - Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Jambi sepanjang tahun 2020 ini telah menangani sebanyak 81 kasus. Terbanyak pada kasus kecelakaan.

Kepala Basarnas Provinsi Jambi, Ibnu Harris Al Hussain merincikan, 81 kasus tersebut terdiri dari data meninggal 22 kasus, data hilang 1 kasus, kecelakaan 29 kasus, kecelakaan kapal 5 kasus, bencana 1 kasus dan kondisi membahayakan jiwa manusia ada 23 kasus.

"Untuk luka berat, luka ringan, dan kecelakaan pesawat itu 0 kasus. Sedangkan untuk jumlah total selamat ada sekitar 690 orang," sampainya kepada Metro Jambi, Kamis (17/9/2020).

Sementara itu, lanjut Ibnu Harris, untuk jumlah kejadian yang ditangani oleh masing-masing pos, diantaranya di kantor SAR Jambi ada 8 kasus, pos SAR Bungo 7 kasus, pos unit siaga SAR Kerinci 5 kasus, pos unit siaga SAR Tungkal 9 kasus.

"Kalau untuk jumlah personel kita ada 100 orang," ujarnya.

Ditanyakan apakah peralatan Basarnas sendiri sudah memadai, Ibnu Harris mengaku sejauh ini mencukupi. Dicontohkannya seperti peralatan air dan darat Basarnas memiliki kapal 2, sea rider 2, rescue truck 1, rescue car 5, ATV amphibius 2, dan lainnya.

"Alat alhamdulillah mencukupi," sebut Harrin.

Dalam menghadapi musim penghujan nantinya dan guna meminimalisir terjadinya kecelakaan (kasus) Ibnu Harris pun mengimbau agar masyarakat Jambi senantiasa menjaga keselamatan diri serta orang lain, senantiasa waspada saat beraktifitas di perairan dan mengunakan alat safety pada saat mengunakan perahu, boat, kapal, alat apung air lainnya.

Tidak melakukan aktifitas sendirian di perairan, minimal harus ada 2 orang. Yang terpenting, katanya, awasi anak-anak saat bermain di sungai, danau, dan sebagainya. Jangan segan untuk menyampaikan peringatan kepada orang lain apabila terdapat potensi bahaya atau bencana di suatu tempat.

"Persiapkan diri dan perlengkapan untuk menghadapi bencana banjir terutama apabila ada kemungkinan mengungsi. Persiapkan nomor kontak emergency pihak-pihak terkait seperti 115, 119, dan lainnya. Kalau nomor emergency Basarnas 115 dan telepon (0741)571111," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments