Selasa, 20 Oktober 2020

BPD Punti Kalo Pilih Ketua dan Jajarannya


Senin, 23 Maret 2020 | 22:14:42 WIB


/ metrojambi.com

 MUARATEBO - Semangat Demokrasi, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Punti Kalo jumping start pemilihan ketua dan jajarannya. Pemilihan yang dilaksanakan tersebut agar proses pelantikan nanti tidak lagi menghabiskan waktu, supaya tugas selanjut segera dilaksanakan.

Berdasarkan hasil pleno melalui vootting, terpilih Suhaili sebagai Ketua BPD, Wakil Ketua Nora Puspitasari, Sekretaris Fahrizal, serta anggota Dahari, Suhaidir, dan Taufik.

Seyogyanya pemilihan ketua dan unsur jajaran lainnya, seusai pelantikan tertanggal 24 Maret 2020 nanti, dengan tempo yang akan ditetapkan oleh Camat.

Namun dikarenakan nanti hasilnya sama saja, maka BPD Punti Kalo adakan rapat pleno pemilihan ketua dan ungsur jajaran lainnya. Pleno tersebut disaksikan oleh Kepala Desa beserta perangkat desa, di aula Balai Desa Punti Kalo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Senin (23/03/2020).

Ketua BPD Punti Kalo Suhaili usai terpilih mengatakan, bahwa dirinya berharap seluruh jajarannya tetap solid dan senantiasa melaksanakan tugasnya selaku penyambung lidah masyarakat wilayah Dusun masing masing.

"Saya harap kita sebagai BPD mampu menjalankan tugas dengan baik agar amanah dari masyarakat Desa Punti Kalo tersalurkan, sesuai fungsi dan tanggung jawab kita," katanya.

Suhai mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota BPD Punti Kalo yang telah mempercayainya sebagai pemangku kebijakan dalam kepengurusan BPD tahun 2020 - 2026.

"Terima kasih kepada rekan rekan telah mempercayai saya sebagai ketua BPD Punti Kalo, dalam tahapan kedepan mari kita jalankan amanah yang telah kita emban ini," sebutnya.

Selain itu, Kepala Desa Punti Kalo M. Amin mengatakan bahwa pihaknya selaku Pemerintah Desa akan memfasilitasi sesuai inovasi apa yang telah direkomendasikan BPD nanti, dan meyakini semua pasti aspirasi dari masyarakat.

"Kami pemerintah desa akan memfasilitasi, karena sesuai wewenang kami, dan kami meyakini apa yang direkomendasikan BPD nanti sesuai aspirasi dari masyarakat," ucapnya.

Amin menyebutkan meskipun pihaknya selaku fasilitator dirinya berharap apapun yang menjadi kebijakan nantinya hendaklah berdasarkan musyawarah mufakat bersama, dan menekan bahwa apapun yang berkaitan dengan anggaran Desa nantinya, BPD tetap pada fungsi pengawasannya.

"Meskipun kami selaku fasilitator, kami harap apapun yang menjadi kebijakan hendaklah keputusan kita bersama, berdasarkan musyawarah mufakat. jangan sampai nantinya terkait anggaran dan pengalokasian dana desa, BPD tetap pada tugas dan fungsinya dan  tidak terlibat  menjadi pengelola dana," pungkasnya.


Penulis: cr3
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments