Senin, 30 November 2020

Ajakan Menikah Ditolak, Seorang Pria di Jambi Culik Anak Pujaan Hati


Senin, 21 September 2020 | 09:19:50 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi /

JAMBI - Seorang anak berusia dua bulan di Kota Jambi diduga telah diculik oleh seorang pria berinisial BA. Peristiwa tersebut terjadi Jumat (18/9/2020) lalu di Jalan Barau-barau, RT 24 Kelurahan Pakuan Baru, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.

Intan Ayu (20), ibu dari anak yang diculik tersebut mengatakan, selama ini pelaku tinggal di rumahnya. Namun ia sendiri berada di luar kota.

"Selama ini pelaku tinggal di rumah saya, waktu saya lagi di luar kota. Yang mengurus anak saya neneknya," ujar Intan, Minggu (20/9/2020).

Ditambahkan Intan, Kamis (17/9/2020) lalu ia pulang ke Jambi namun tidak langsung ke rumah. Ini lantaran si pelaku masih berada di rumahnya.
 
Intan menduga anaknya diculik karena ia menolak ajakan pelaku untuk menikah. Pengakuan Intan, ia menolak ajakan menikah karena pelaku penipu.

"Dio (pelaku, red) itu ngajak nikah, tapi aku tolak karno dio itu penipu. Itu mungkin motifnyo nyulik anak aku," kata Intan.

Lebih lanjut Intan mengatakan, paska kejadian ia sempat berkomunikasi dengan pelaku. Dikatakan Intan, pelaku mengancam ingin membunuh dan menjual anaknya.

"Terakhir aku chatan dengan dio. Dio bilang makasi ya debaynyo (bayi) biso dijadikan duit. Kalau tidak aku tanam dalam tanah," ungkap Intan.

Dikatakannya lagi, kejadian ini telah dilaporkan ke Polda Jambi. Intan berharap anaknya bisa segera ditemukan. "Aku sudah melapor ke Polda. Semoga anak aku biso kembali," tandasnya.

Sementara itu, Leni, orang tua Intan saat dikonfirmasi mengatakan, pelaku sudah dua bulan tinggal dengan dirinya. Leni juga mengatakan jika Intan menolak ajakan pelaku untuk menikah.

"Dio (pelaku, red) sudah dua bulanan lah tinggal di sini. Tiduk di kamar. Intan itu nolak dinikahi dio, jadi dio bawa cucu aku. Sekarang ntah di mano dio," kata Leni.

Ditambahkan Leni, pelaku diduga membawa kabur cucunya pada dini hari, saat ia terlelap tidur. Leni menyebutkan jika pelaku juga membawa akte kelahiran cucunya.

Leni berharap pihak kepolisian bisa segera menemukan cucunya. Apalagi saat ini, kata Leni, cucunya itu dalam kondisi kurang sehat.

"Cucu aku itu kurang sehat, dio lahir prematur. Semoga pihak kepolisian cepat menemukan cucu aku. Pelaku itu penipu jahat," pungkasnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Pol M Yudha Setyabudi saat dikonformasi membenarkan adanya laporan kejadian penculikan anak tersebut.

"Betul. Saat ini dalam penanganan," ujarnya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments