Kamis, 22 Oktober 2020

Kepala Daerah yang Ingin Kampanye Harus Mengajukan Cuti


Selasa, 22 September 2020 | 15:04:19 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

SUNGAIPENUH - Bagi kepala daerah seperti bupati dan walikota yang tidak maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Desember 2020 mendatang, namun ingin ikut kampanye, diperbolehkan dengan syarat mengajukan cuti.

Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh, Jumiral. Dicontohkan Jumiral, salah satu bakal calon yang maju di Pilwako Sungai Penuh tahun ini adalah Fikar Azami, yang merupakan anak dari Walikota Sungai Penuh, Asafri Jaya Bakri (AJB).

Dikatakan Jumiral, jika Walikota AJB ingin ikut kampanye, harus mengajukan cuti terlebih dahulu. "Cuti hanya diperbolehkan di hari kampanye saja," ujar Jumiral, Selasa (22/09/2020).

Jumiral menambahkan, untuk cuti menunggu jadwal kampanye turun, seandainya jadwalnya kampanye selama tiga hari, cuti kepala daerah tersebut juga harus tiga hari.

Selain itu, selama cuti di hari kampanye, bupati/walikota aktif juga dilarang menggunakan fasilitas negara, seperti kendaraan dinas, dan lainnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments