Jumat, 5 Maret 2021

Khawatir Tertular Covid-19, Wabup Merangin Lakukan Uji Swab dan Isolasi Mandiri


Rabu, 23 September 2020 | 13:50:25 WIB


Wakil Bupati Merangin, H. Mashuri didampingi Direktur RSU Kolonel Abundjani Bangko, dr. Berman Saragih saat memberikan keterangan pers
Wakil Bupati Merangin, H. Mashuri didampingi Direktur RSU Kolonel Abundjani Bangko, dr. Berman Saragih saat memberikan keterangan pers / Metrojambi.com

 BANGKO - Khawatir dirinya tertular Covid-19 usai mengikuti acara di Desa Muara Delamg SPC, Kecamatan Tabir Selatan beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Merangin, H. Mashuri langsung melakukan rapid test. Mashuri bahkan melakukan rapid test hingga tiga kali.

Kepada awak media Mashuri mengatakan, usai mengikuti acara di Muara Delang ia langsung melakukan rapid test di Puskesmas Sungai Bulian, Kecamatan Tabir Timur, dengan hasil samar-samar.

Tidak puas dengan hasil itu, Mashuri kembali melakukan rapid test. Kali ini rapid test dilakukan Mashuri di dua lokasi berbeda, yakni Peskesmas Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, serta di Rumah Sakit Umum (RSU) Kolonel Abundjani Bangko.

"Karena saya khawatir, makanya saya rapid test di dua tempat, Puskesmas Pematang Kandis dan Rumah Sakit Kolonel Abundjani Bangko. Dan Alhamdulillah hasil keduanya non reaktif," ujar Mashuri, Rabu (23/9/2020).

Mashuri menambahkan, ia melakukan itu karena ingin melindungi keluarga dan masyarakat Merangin. Ini mengingat dalam beberapa hari ke depan dirinya aka  disibukkan dengan aktivitas sebagai Penjabat (Pj) Bupati Merangin.

"Tertanggal 26 September nanti saya mengemban tugas sebagai Pj Bupati Merangin. Nanti saya juga akan uji swab. Dan selama," kata Mashuri.

Ditambahkan Mashuri, hari ini ia juga akan melakukan uji swab. Menunggu hasil swab keluar, Mashuri mengatakan jika ia juga akan malakukan isolasi mandiri di rumah dinas

"Selama isolasi mandiri selama 14 hari ke depan, saya akan bekerja dari rumah dinas dengan sistem daring. Untuk teknis nanti ada Kkpala OPD, ada Asisten, dan ada Sekda yang ke lapangan nantinya," ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Direktur RSU Kolonel Abundjani Bangko, dr. Berman Saragih mengatakan, dikarenakan hasil rapid test pertama samar-samar, maka ia meminta kepada Wabup untuk kembali melakukan rapid test.

"Setelah di rapid test (ulang, red) hasilnya non reaktif. Dan untuk menunggu hasil swab, butuh waktu minimal tiga hari," kata Berman.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments