Senin, 19 Oktober 2020

Gelar Khitanan Massal dengan Menerapkan Protokol Kesehatan, Bupati Tanjabbar Apresiasi Baznas


Senin, 28 September 2020 | 11:56:52 WIB


Kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mendapat apresiasi dari Bupati Dr. Ir. H. Safrial, MS.
Kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mendapat apresiasi dari Bupati Dr. Ir. H. Safrial, MS. / Eko/Metrojambi.com

KUALATUNGKAL - Kegiatan khitanan massal yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) mendapat apresiasi dari Bupati Dr. Ir. H. Safrial, MS. Pasalnya, kegiatan khitanan masal di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjabbar itu diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Atas nama pribadi dan Pemkab Tanjab Barat, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana dan unsur yang terlibat dalam kegiatan ini yang tetap mengedepankan protokol kesehatan," ujar Safrial.

Lebih lanjut, dalam sambutannya Safrial juga menyampaikan terima kasih kepada Baznas yang tetap berbagi di tengah wabah pandemi Covid-19 ini. Safrial juga berharap Baznas ke depannya bisa berbuat lebih banyak lagi dengan kegiatan yang berbeda.

"Terima kasih Baznas Tanjab Barat yang telah berbagi dengan masyarakat kurang mampu, ke depan saya harap bisa dalam bentuk lain mungkin berupa bedah rumah atau pembagian sembako. Ini akan jadi contoh untuk masyarakat lainnya yang memiliki rezki lebih untuk saling berlomba dalam kebaikan," ujar Safrial.

Sebelumnya, ketua panitia kegiatan, Drs. Sahrudin Awang dalam laporannya menyampaikan kegiatan khitanan massal ini bertujuan untuk membantu masyarakat miskin dalam melaksanakan kewajiban khitan dan sekaligus sebagai syiar islam oleh Baznas. Menurutnya sudah menjadi cita-cita Baznas untuk dekat dengan masyarakat serta menjalin ukhuwah islamiyah.

"Di tengah pandemi ini kita berupaya melaksanakan sunatan massal dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Setiap anak di beri masker dan face shield. Kemudian juga disediakan hand sanitizer, air dan sabun. Dalam pelaksanaan juga di beri jarak tanpa ada kerumunan," jelasnya.

Sahrudin Awang juga melaporkan khitanan massal diikuti oleh 100 anak dari berbagai kecamatan di Tanjab Barat dengan prioritas keluarga miskin. Kegiatan melibatkan tim medis dengan 25 perawat dan 3 dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tanjab Barat.

Setelah dibuka secara resmi oleh Bupati H. Safrial acara dilanjutkan dengan pemberian paket secara simbolis berupa uang santunan, sarung dan juz 'ama oleh Bupati kepada salah satu anak peserta khitanan massal.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments