Minggu, 19 September 2021

Polda Jambi Tangkap Lima Orang Sindikat Peredaran Narkotika Jaringan Lapas

Kamis, 24 September 2020 | 20:49:58 WIB


/ Metrojambi.com/Novri

 JAMBI - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi menangkap lima pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu jaringan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) di Provinsi Jambi.

Direktur Resnarkoba Polda Jambi, Kombes Pol Dewa Putu Gede Artha mengatakan, kelima pelaku yang ditangkap berinisial MK (34), SR (40), AR (38), BB (51), dan RZ (42).

"Mereka ini satu sindikat. Ada yang berperan membeli, mengantar, dan ada juga pemilik gudang penyimpanan. Dikendalikan oknum napi di Lapas," kata Dewa kepada wartawan di Mapolda Jambi, Kamis (24/9/2020).

Informasi awal, kata Dewa, sindikat tersebut akan mengedarkan 1 Kg sabu-sabu di kawasan perbatasan Jambi-Palembang, atau Bayung Lincir, Muaro Jambi dan Kota Jambi.

Mendapat informasi tersebut, Subdit III Ditresnarkoba Jambi langsung bergerak, dan berhasil menangkap kelima pelaku di tiga lokasi yang berbeda.

Pada Minggu (20/9) pukul 05.00 WIB, petugas melakukan pengejaran dan berhasil meringkus seorang pelaku, yakni MK, di kawasan Jalan Lingkar BBH, RT 25 Mayang Mangurai, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi. Dari tangan MK ditemukan 8 paket sabu-sabu.

Kemudian, petugas kembali melakukan pengembangan, hingga Senin (21/9) petugas berhasil mengamankan empat pelaku lainnya, dan sejumlah barang bukti. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

"Kita butuh tiga hari untuk mengungkap kasus ini, awalnya ada 1 Kg sabu-sabu, namun sebagian sudah berhasil terjual, dan sisanya ada seberat 553.133 gram berhasil kita amankan," papar Dewa.

Ditambahkan Dewa, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait oknum napi, yang menjadi otak dari sindikat tersebut. "Identitas napi, tidak kita sebutkan, kita masih pengembangan," imbuhnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima pelaku yang merupakan warga Kota Jambi kini mendekam di sel tahanan Polda Jambi. Kelimanya akan dijerat dengan pasal 114 ayat (2)dan atau pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang no 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana seumur hidup.

Selain itu, petugas juga turut mengamankan satu unit hp android, satu unit mobil xenia warna abu-abu, satu unit timbangan digital, satu buah dompet berisi uang Rp 2 juta, satu pipa paralon plastik, dan satu pipet plastik.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments