Senin, 2 Agustus 2021

Polres Merangin Tangkap Penampung Emas Hasil Penambangan Ilegal

Sabtu, 26 September 2020 | 21:44:19 WIB


/ Metrojambi.com

 JAMBI - Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Merangin menangkap seorang penampung dan pembeli emas hasil penambangan ilegal. Pelaku yang ditangkap berinisial SF (42), warfa Kecamatan Tabir Ulu, Kabupaten Merangin.

Informasi yang diperoleh metrojambi.com, pelaku ditangkap sekira pukul 13.30 WIB, Jumat (25/9/2020) kemarin, saat membawa emas urai sebanyak 61,87 gram di wilayah Kecamatan Tabir Ulu.

Pelaku berhasil ditangkap berkat informasi masyarakat, dimana akan ada seorang warga yang melintas membawa emas hasil tambang emas ilegal. Dari informasi tersebut, anggota Satreskrim Polres Merangin langsung mendatangi lokasi.

Usai mengetahui ciri-ciri pelaku, sekitar pukul 13.30 WIB, Tim Opsnal Satreskrim dan Unit Tipidter langsung membekuk pelaku di jalan poros Kecamatan Tabir Ulu. Saat itu pelaku melintas menggunakan sepeda motor.

Usai ditangkap dan dilakukan penggeledahan, ditemukan dua bungkus emas urai dengan berat total 61,87 gram yang disimpan di dalam tas selempang milik pelaku. Usai menemukan barang bukti, pelaku langsung digelandang ke Mapolres Merangin untuk proses lebih lanjut.

Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy Purnamawan membenarkan jika anggotanya melakukan penangkapan terhadap pelaku pembeli emas hasil penambangan ilegal di wilayah Kecamatan Tabir Ulu.

“Pelaku ini diamankan saat membawa emas hasil tambang emas illegal, dan saat di intrograsi, pelaku mengakui jika sudah satu bulan lebih melakukan aktifitas membeli emas hasil tambang," ujar Irwan, Sabtu (26/9/2020).

Ditambahkan Irwan, untuk pelaku lain masih dilakukan pengembangan,apakah ada keterlibatan orang lain dalam kasus ini.

“Kita masih mengembangkan kasus ini, dan pelaku di jerat dengan pasal 161 Undang-undang RI Nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas UU RI Nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara,dengan ancaman penjara di atas lima tahun,” tutupnya


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments