Selasa, 20 Oktober 2020

Kasus Video Walikota Sungai Penuh Masuk Tahap Penyelidikan Bawaslu


Selasa, 29 September 2020 | 14:06:23 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sungai Penuh menemukan adanya dugaan pelanggaran pidana dalam video Walikota Sungai Penuh, Asafri Jaya Bakri (AJB) yang mengajak warga untuk memilih calon tertentu di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi.

Video walikota Sungai Penuh sebelumnya sempat viral dan direkam saat acara pembagian bantuan sosial (bansos) di Kecamatan Hamparan Rawang. Dalam video itu, Walikota Sungai Penuh yang mengenakan pakaian Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ketua Bawaslu Sungai Penuh, Jumiral Lestari, mengatakan, bahwa kasus video Walikota Sungaipenuh yang tersebar beberapa waktu lalu sudah diregistrasi yaitu penyelidikan oleh Bawaslu.

“Kasusnya sudah diregistrasi, dan sudah selesai pembahasan tahap I oleh Sentra Gakkumdu Kota Sungaipenuh dan selanjutnya dilakukan penyelidikan oleh Bawaslu,” kata Jumiral, Selasa (29/9/2020).

AJB sendiri diduga melakukan pelanggaran Pasal 188 jo pasal 71 ayat 3 UU No 10 tahun 2016, setiap pejabat negara, pejabat aparatur sipil negara, dan kepala des atau sebutan lain/lurah yang dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 71 dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 bulan atau paling lama 6 bulan dan/atau denda paling sedikiit Rp 600 ribu, atau paling banyak Rp 6 juta.

Selanjutnya, Bawaslu akan melakukan pemanggilan saksi-saksi untuk dimintai keterangan, termasuk terlapor untuk dimintai keterangan. “Nanti kita akan panggil saksi,saksi, terlapor dan juga orang yang mengupload video itu,” tandas Jumiral.


Penulis: Nita
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments