Minggu, 24 Januari 2021

Paman Tikam Keponakan di Tanjabbar Dilatarbelakangi Sakit Hati


Selasa, 29 September 2020 | 15:08:52 WIB


Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro
Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro / Metrojambi.com

 KUALATUNGKAL - Pihak kepolisian hingga saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap AS (41), pelaku penikaman terhadap Asma Rita, siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), yang tidak lain adalah keponakannya sendiri.

Dari hasil pemeriksaan terungkap jika pelaku nekat melakukan penikaman karena sakit hati terhadap orang tua korban. Hal ini seperti disampaikan Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro.

"Pelaku ini mengaku sakit hati dengan orang tua korban, karena ada perkejaan dia (pelaku, red) yang disalahkan. Itu menurut keterangan pelaku dari hasil pemeriksaan sementara," ujar Guntur, Selasa (29/9/2020).

Ditambahkan Guntur, karena tidak didukung orang tua korban, membuat hasil pekerjaan pelaku tidak bagus. Pelaku akhirnya kesal karena dalam keluarga besar ia dipandang tidak baik.

"Karena kesal, akhirnya melakukan perbuatan (penikaman, red) itu," kata Guntur.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa penikaman tersebut terjadi sekira pukul 23.00 WIB, Senin (28/9/2020) malam. Saat itu, korban sedang belajar di ruang tengah rumah orang tuanya.

Karena dalam posisi tengkurap, korban tidak melihat pelaku saat akan melakukan penikaman. Akibat penikaman tersebut, korban harus mendapatkan perawatan karena terlula di punggung dan perut.

Pelaku sendiri berhasil ditangkap tidak lama setelah kejadian. Saat ini, pelaku diamankan di Mapolres Tanjabbar guna proses lebih lanjut.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments