Kamis, 21 Januari 2021

Pengakuan Pelaku Dinilai Janggal, Polres Tanjabbar Dalami Motif Penikaman Siswi SMK


Selasa, 29 September 2020 | 17:15:12 WIB


Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro
Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro / Metrojambi.com

 KUALATUNGKAL - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap AS (41), pelaku penikaman terhadap Asma Rita, siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), yang tidak lain adalah keponakannya sendiri.

Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku, kasus penikaman ini dilatarbelakangi sakit hati.

"Pelaku ini mengaku sakit hati dengan orang tua korban, karena ada perkejaan dia (pelaku, red) yang disalahkan. Itu menurut keterangan pelaku dari hasil pemeriksaan sementara," ujar Guntur, Selasa (29/9/2020).

Namun Guntur mengatakan pengakuan pelaku tersebut dinilai janggal sehingga perlu didalami lagi. "Ngakunya sakit hati kepada orang tua (korban, red)-nya. Tapi mengapa yang ditikam anaknya. Ini yang masih kita dalami," kata Guntur.

Lebih lanjut Guntur mengatakan, pihaknya juga akan mendatangkan pisikolog untuk mendalami kejiwaan pelaku. "Kita akan libatkan psikolog juga nantinya dalam proses penyelidikan ini," tandasnya.


Penulis: Eko Siswono
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments