Minggu, 24 Januari 2021

28 Pendemo yang Diamankan Polda Jambi Dikenakan Wajib Lapor


Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:04:50 WIB


Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi
Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi /

 JAMBI - Sebanyak 28 pendemo yang ditangkap dari aksi unjuk rasa di gedung DPRD Provinsi Jambi pada Senin (12/10) yang berujung ricuh dan bentrok akhirnya  dibebaskan dan hanya dikenakan wajib lapor oleh Polda Jambi.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi di Jambi, Selasa, mengatakan setelah menjalani pemeriksaan di penyidik Ditreskrimum akhirnya ke-28 pendemo yang terdiri atas 24 orang pelajar dan dua orang masing-masing dari buruh dan pengangguran tersebut sudah diperbolehkan pulang pada Senin dini hari tadi dan kini mereka hanya dikenakan wajib lapor.

Kuswahyudi mengungkapkan setelah menjalani serangkaian periksaan dan mereka juga di tes cepat hasilnya nonreaktif, maka sudah diperboleh kembali ke rumahnya masing-masing setelah dijemput oleh orang tuanya atau keluarga masing-masing.

Sementara itu Polda Jambi memberikan apresiasi kepada kelompok buruh yang tergabung dalam KSPSI saat menggelar aksi unjuk rasa damai menolak Undang-undang Cipta Kerja di Gedung DPRD Provinsi Jambi.

Apresiasi ini diberikan berupa kalungan bunga kepada perwakilan kordinator massa saat memasuki kantor DPRD Provinsi Jambi.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi mengatakan itu salah satu bentuk apresiasi Polda Jambi kepada massa yang menyalurkan aspirasi dengan damai dan tertib.

"Semoga dengan ini, Kita bisa sama sama menjaga kamtibas Jambi dan pihaknya siap mengawal aspirasi masyarakat, tetapi bila anarkis akan kita tindak sesuai peraturan yang berlaku," kata Kuswahyudi.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments